RATU SINOPSIS TV
loading...
Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 2 Tayang Kamis 22 Februari 2018
Chandra Nandini dan semuanya mendengarkan penjelasan pendeta tentang pooja Kalash. Pendeta hendak menyebut nama ratu yang akan melakukan pooja tapi Nandini sudah maju lebih dulu dan mengatakan pada pendeta bahwa dirinya yang akan melakukan pooja. Moora terkejut melihat Nandini maju dan berpikir kalau dirinya sudah menulis dengan jelas disuratnya pilihannya untuk melakukan pooja adalah Helena. Apama dan Helena berakting seolah2 tidak mengetahui apapun. Pendeta lalu meletakkan guci air diatas kepala Nandini. Apama berbisik pada Helena kalau Moora sudah tersulut api kemarahan dan mereka harus memulai akting keduanya.
Rakyat mengelu2kan nama Nandini. Nandini berjalan keluar istana bertelanjang kaki dengan membawa guci air diatas kepalanya untuk memulai proses pooja nya. Moora terlihat menahan emosi.
Di kamarnya Moora teringat bagaimana Nandini meminta agar Chaya meninggalkan istana. Moora menutup telinga saat teringat elu2an rakyat pada nama Nandini. Helena mendatanginya dan bertanya kenapa memanggilnya. Moora pun bertanya mengapa dia mengalihkan tugas pooja nya pada Nandini sementara di dalam suratnya sudah jelas2 tertulis kalau dirinya menyuruhnya melakukan pooja tersebut. Helena pura2 terkejut dan bertanya surat apa yang dimaksud. Moora emosi dan bertanya2 siapa yang telah berani merubah keputusannya. Helena menghasutnya dan mengatakan mungkin Chandra yang melakukannya karena Chandra sangat mencintai Nandini dan ingin Nandini yang melakukan pooja nya. Moora berkata kalau Chandra tidak mungkin melakukannya. Helena juga berharap begitu lalu beranjak pergi. Setelah Helena beranjak pergi Moora berpikir bahwa Chandra tidak mungkin menghancurkan kepercayaannya, Moora berkata akan berbicara pada Chandra.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Moora ke kamar Chandra dan tidak melihat siapapun. Mentri datang dan
Moora menanyakan keberadaan Chandra. Mentri menjawab kalau Chandra tidak
ada di kamar maupun di dalam istana. Moora kembali bertanya2 dimana
kira2 Chandra berada.
Mentri menjawab mungkin Chanakya tahu keberadaan Chandra .
Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 2
Moora
menemui Chanakya dan menanyakan keberadaan Chandra. Chanakya menjawab
demi alasan keamanan tidak bisa mengatakannya tapi Moora berkata kalau
ada hal penting yang ingin disampaikannya. Chanakya memintanya berjanji
untuk tidak mengatakan pada siapapun. Moora pun berjanji. Chanakya pun
mengatakan kalau Chandra menemani Nandini melakukan poojanya untuk
memastikan kalau dia akan pulang ke istana dengan selamat. Moora
berpikir kalau Chandra lah yang telah merubah suratnya. Moora berbicara
dalam hati kalau Chandra tidak seharusnya melakukan hal ini lalu Moora
beranjak pergi dengan emosi.
Nandini berjalan di tepian hutan
sambil membawa guci air diatas kepalanya dan tidak mengenakan alas kaki.
Chandra mengikutinya dengan menyamar menutupi dirinya memakai dedaunan
dan Chandra membenarkan ucapan Chanakya bahwa sudah menjadi tugasnya
untuk melindungi Nandini.
Tak jauh dari sana orang suruhan Apama
juga tengah menunggu kedatangan Nandini di atas pohon. Dia membuka kotak
ularnya. Sinopsis
Malti tengah menjaga Bindusara. Pandugarthi
diam2 mengintainya dan berpikir bahwa Chandra Nandini tidak berada di
istana dan inilah saatnya untuk menghabisi Bindusara, Pandugarthi merasa
hanya perlu mengalihkan perhatian Malti .
Lelaki suruhan Apama menatap ularnya dan berpikir kalau ular ini sangat berbahaya karena satu gigitan saja bisa menewaskan
Nandini.
Lelaki itu lalu melempar ularnya ke jalanan dan ular itu bergerak cepat
mengikuti Nandini. Chandra melihat ular tersebut dan terkejut. Sinopsis
Chandra Nandini Episode 51 Part 2
Chandra berpikir kalau Nandini
tidak mengetahui ada ular di belakangnya dan dirinya harus melakukan
sesuatu lalu Chandra bergerak mendekat ke arah Nandini dan memanah ular
tersebut . Lelaki suruhan Apama pun terkejut dan mencari2 siapa yang
memanah ularnya. Lelaki itu berpikir bahwa ini berarti Nandini pergi
dengan diberi pengamanan tapi lelaki itu berpikir bahwa Nandini tidak
akan selamat setiap waktu kemudian dia turun dari atas pohon. Chandra
menatap Nandini dan berbicara dalam hati, “langkah kaki itu membawa
kebahagiaan dan cinta dalam hidupku..kau selalu membantuku dan
keluargaku untuk keluar dari bahaya dan sekarang saatnya aku
membantumu..aku tidak akan membiarkan langkah kaki itu terhenti”.
Pandugarthi
mendekat ke arah Malti sambil hendak mengambil sesuatu di balik
pakaiannya. Tiba2 beberapa prajurit masuk ke dalam kamar Malti untuk
menemani Chanakya, Chanakya muncul dan mengatakan pada prajurit2nya
kalau mereka akan berjaga di kamar Malti 24 jam selama 7 hari. Malti
memberi salam pada Chanakya dan bertanya alasan dibalik semua ini.
Chanakya mengatakan pada Malti kalau Bindusara tidak aman di istana dan
perlu diberikan perlindungan ketat, Chanakya juga meminta Malti agar
selalu waspada jika dia menemukan sesuatu yang mencurigakan.
Pandugarthi berpikir Chanakya sangat cerdas bisa merasakan bahaya yang
mendekat. Malti melihat Pandugarthi dan bertanya maksud kedatangannya
Pandugarthi pun beralasan ingin bermain dengan Bindusara dan menunjukkan
mainan senjata berupa stik dari balik bajunya. Malti pun tertawa.
Chanakya lalu mengatakan bahwa selama dirinya ada di istana tidak akan
ada yang bisa menyakiti Bindusara lalu Chanakya beranjak pergi.
Pandugarthi menatap ayunan Bindusara sambil berbicara dalam hati bahwa
dengan kehadirannya di istana ini bisa dipastikan keturunan dinasti
Maurya akan berakhir.
Di kamarnya Pandugarthi memikirkan solusi
untuk menyingkirkan penjaga2 tadi. Dia teringat ucapan Amartya kalau
tidak ada seorangpun yang bisa melawan kecerdasan Chanakya karena dia
pandai disegala bidang seperti contohnya menyembuhkan segala macam
alergi. Pandugarthi juga teringat ucapan Amartya kalau Chanakya
mempunyai banyak ramuan herbal dan Pandugarthi berpikir kalau dirinya
bisa mendapatkan sesuatu dari kamar Chanakya yang bisa membuat semua
penjaga2 itu pingsan. Sementara itu Nandini masih terus berjalan dan
tiba2 ada tangan yang menahan kakinya agar tidak menginjak duri di
jalanan dan dia adalah Chandra.
Chanakya melihat sosok
mencurigakan yang tengah melintas dan mengikutinya karena curiga sosok
misterius tersebut ada hubungannya dengan Bindusara.
Pandugarthi
dengan memakai penutup masuk ke kamar Chanakya dan mencari2 ramuan
herbalnya. Sementara Chanakya masih mengikuti sosok misterius tadi dan
terkejut karena sosok tersebut mengetahui jalan rahasia istana.
Pandugarthi
mengomel karena tidak menemukan yang dicari. Pandugarthi teringat saat
Chanakya terkena racunnya dan menyuruh muridnya membawakan penawar yang
berada dalam tas nya. Pandugarthi pun mengacak2 tas milik Chanakya.
Chanakya
terus mengikuti sosok yang terus berjalan ke jalan rahasia dan Chanakya
berkata bahwa dia tidak akan bisa lolos darinya dan pasti akan
menemukannya. Sementara Pandugarthi menemukan ramuan yang dicari dan
bergegas keluar. Saat itulah di belakangnya Chanakya muncul dan bertanya
siapa dia. Pandugarthi pun melarikan diri. Chanakya memeriksa kamarnya
dan melihat kamarnya acak2an. Chanakya berbicara sendiri bahwa semua
ini terjadi disaat ketidakhadiran Raja dan Ratu yang berarti musuh2
mereka waspada dan mulai menjalankan rencana2nya Chanakya keluar
ruangan dan bergegas menemui Bindusara.
Chandra menyingkirkan
duri di jalanan. Nandini senang melihatnya dan bertanya mengapa dia
mengikutinya. Chandra menyuruhnya untuk terus berjalan dan tidak
berhenti. Chandra lalu berjalan bersama sambil mengobrol kalau dirinya
tidak akan membiarkannya sendiri. Nandini berterimakasih karena
mempunyai teman sepertinya.
Pandugarthi mengintai ke kamar Malti
dan melihat nya tengah mengayun2 ayunan Bindusara lalu dia mengasapi
ruangan tersebut hingga prajurit2 yang berjaga pun pingsan. Malti juga
kemudian menyusul pingsan. Pandugarthi masuk dan hendak mengambil
Bindusara tapi Bindusara tidak berada diayunan. Pandugarthi berpikir
siapa yang sudah mengetahui rencananya untuk menghabisi Bindusara dan
Pandugarthi juga berpikir kalau dirinya harus segera melarikan diri lalu
Pandugarthi berjalan keluar. Dia melihat Chanakya di kejauhan dan
bersembunyi.
Chanakya masuk ke ruangan Malti sambil menutup
hidung dan berpikir kalau dugaannya benar. Pandugarthi berlari pergi dan
Chanakya melihatnya lalu mengejarnya sambil berteriak memanggil
prajurit agar menangkapnya.
Chandra masih menemani Nandini dan
mendengar suara2 mencurigakan di belakang. Beberapa lelaki suku turun
dari atas pohon dan berniat menghabisi Nandini atas suruhan orang Apama.
Nandini bertanya pada Chandra apakah ada gangguan. Chandra mengatakan
semuanya baik2 saja dan meminta Nandini untuk terus berjalan. Diam2
Chandra menyelinap pergi.
Sinopsis
loading...
Lelaki suruhan Apama tadi senang melihat Nandini sendirian dan menyuruh lelaki2 suku tadi
menyerang tapi Chandra muncul dan menghadapi orang2 tadi. Chandra pun menghajar mereka.
Apama
dan Helena kembali menghasut Moora dengan mengatakan bahwa Nandini
memberikan Bindusara pada Malti untuk dijaga tapi seseorang sekarang
sudah menculik Bindusara. Apama juga berkata bahwa peran nenek itu lebih
penting tapi Nandini lebih mempercayakan Bindusara pada Malti. Moora
lalu mengajak mereka mencari Bindusara.
Chanakya memberi perintah
pada semua prajurit untuk mencari Bindusara. Malayketu muncul
mengatakan apakah dirinya bisa memberikan bantuan. Chanakya malah
bertanya dimana keberadaannya saat Bindusara diculik. Malayketu menjawab
kalau dirinya tau akan selalu di pertanyakan . Chaya muncul dan
menjawab
bahwa Malayketu selalu bersamanya sepanjang waktu jadi Chaya meminta
untuk tidak meragukan Malayketu lagi dan juga karena dia sudah meminta
maaf sebelumnya. Chanakya pun beranjak pergi.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 2 Tayang Kamis 22 Februari 2018
Sinopsis Chandra Nandini
loading...
Episode
51 Part 2 Pandugarthi berbicara sendiri di kamarnya bertanya2 siapa
yang berniat menghabisi Bindusara seperti niatan dirinya.
Chanakya
mendatangi Bindusara di ruangan rahasia dan menggendongnya sambil
berkata, “pangeran..bagaimana bisa aku meninggalkan masa depan Magadha
di tangan beberapa prajurit..kau aman sekarang nak”.
Lelaki
suruhan Apama berpikir siapa yang sudah melindungi Nandini sambil
menatap Nandini yang berjalan di kejauhan. Chandra sendiri masih
menghabisi anak buahnya. Lelaki suruhan Apama pun berkata bahwa kali ini
adalah usaha terakhirnya dan tidak akan ada yang bisa menyelamatkan
Nandini. Lelaki itu lalu memanah betis Nandini. Nandini menyeringai
kesakitan tapi teringat pesan pendeta kalau dia harus menyelesaikan
pooja ini untuk kejayaan dan kedamaian. Nandini pun berkata bahwa
dirinya tidak boleh berhenti dan menyerah karena Chandra dan Moora sudah
mempercayakan semua ini pada dirinya
lalu Nandini mencoba bertahan dan terus berjalan.
BACA SINOPSIS SELANJUTNYA
loading...