RATU SINOPSIS TV
loading...
Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1 Tayang Kamis 22 Februari 2018
Helena menemui ibunya dan berbicara
dengan emosi mengenai kembalinya Malayketu karena Helena kembali teringat pengkhianatan yang telah dilakukan Malayketu dulu terhadapnya.
Apama menenangkannya dan berkata kalau Malayketu hanyalah masa lalu. Helena masih emosi dan mengatakan dirinya tidak akan pernah bisa melupakan masa lalunya. Apama meminta Helena melupakan masa lalunya. Helena bersikeras tidak akan melupakan pengkhianatan Malayketu. Malayketu muncul dan berkata kalau dirinya juga tidak bisa melupakannya
(Helena) karena dia begitu cantik. Helena emosi dan melempar gelas pada Malayketu. Apama menenangkan Helena dan berkata kalau Malayketu bukan musuhnya tapi akan menjadi teman mereka. Apama menambahkan bahwa mereka dan Malayketu memiliki musuh yang sama dan mereka perlu untuk bergabung dengannya karena Malayketu yang akan memisahkan Chandra Nandini. Malayketu berkata bahwa semakin Helena marah maka kecantikannya akan semakin bertambah. Apama meminta Malayketu agar menjaga batasan dan datang padanya hanya jika dipanggil. Apama juga mengingatkan Malayketu kalau dirinya lah yang telah berjasa memasukkannya kembali ke istana. Malayketu tersenyum dan beranjak pergi.
Keesokan harinya, pendeta berbicara pada Moora dan Dadima bahwa setiap lima tahun sekali diadakan pooja Kalash dimana seorang ratu akan berpuasa dan tanpa alas kaki akan mendapatkan air suci untuk dibawa ke istana dan setelah itu ratu tersebut akan melakukan pooja Dewa Siwa. Pendeta meminta Moora memilih ratu mana yang akan dipilihnya untuk melakukan pooja. Dadima
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
berbicara pada Moora bahwa baik Helena ataupun Nandini berhak untuk
dipilih. Moora berkata bahwa Magadha akan mengetahui keputusannya besok
lalu Moora memberikan sebuah surat pada pelayan dan menyuruhnya pergi.
Nandini
berjalan di koridor dan bertanya pada pelayan tentang keberadaan
Bindusara. Pelayan menjawab kalau Bindusara bersama ibu suri. Setelah
mendapat jawaban Nandini berjalan lagi dan melihat Malayketu tengah
menggendong Bindusara. Nandini emosi dan merebut Bindusara dari tangan
Malayketu seraya bertanya siapa yang memberinya ijin untuk membawa
Bindusara.
Moora muncul mengatakan kalau dirinya yang
mengijinkan. Nandini mengingatkan Moora kalau Malayketu pernah mencoba
menghabisi Bindusara. Moora menjawab kalau Malayketu hanya dijebak dan
dia juga sudah meminta maaf. Moora menambahkan bahwa dirinya sebagai
nenek Bindusara bisa menjaga Bindusara dengan baik. Chandra muncul dan
menyela tapi Moora menghentikannya dan
berkata agar jangan
selalu memotong pembicaraannya. Nandini menjawab ucapan Moora kalau
dirinya tidak bisa melakukan semua itu (mempercayakan Malayketu menjaga
Bindusara) Moora
pun berkata agar dia mencoba untuk mempercayai
Malayketu. Nandini menjawab tidak mungkin sebagai ibu Bindusara dirinya
bisa mempercayai Malayketu. Moora menegaskan kalau dia bukan
ibu
kandung karena Dhurdhara lah ibu kandung Bindusara dan setelah
Dhurdhara hanya dirinya yang berhak atas Bindusara. Nandini menjawab,
“jika hukum membuat suatu hubungan maka kau tidak akan pernah bisa
membuat putri musuhmu menjadi putrinya sendiri dan tidak akan bisa
mengizinkannya tinggal di istana..bu..aku mempelajari semuanya darimu
tentang bagaimana cara berpikir dari dalam hati”.
Moora menjawab bahwa kini dirinya melihatnya sebagai menantunya dan bukan putrinya. Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1
Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1
Nandini
memperbaiki tirai yang rusak dan teringat ucapan Moora lalu meneteskan
airmata. Chandra muncul dan meminta maaf karena sudah merusak tirainya
lalu Chandra membantunya melipat tirai. Chandra melihat kesedihan di
wajah Nandini dan mencoba membuatnya tersenyum tapi Nandini hanya
menjawab sepatah kata saja saat Chandra bertanya. Chandra menggoda
Nandini dan menceritakan ciumannya semalam. Nandini terkejut dan berkata
tidak mungkin mereka berciuman. Chandra pun berkata kalau dirinya tau
dia masih memikirkan ucapan Moora. Nandini mengatakan kalau dirinya
tidak merasa buruk saat Moora menolak mengakuinya sebagai ibu kandung
Bindusara tapi dirinya sedih saat Moora menganggap nya menantu dan bukan
putrinya. Nandini merasa kehilangan sosok seorang ibu. Chandra menjawab
seiring berjalannya waktu ibunya akan melupakan kata2nya tersebut
karena tidak ada seorangpun yang bisa marah terhadap dia (Nandini) dalam
waktu yang lama. Chandra kembali menggoda Nandini dan bertanya apakah
dia sudah mengingat ciuman yang dilakukannya semalam. Nandini menjawab
bahwa semua itu tidak mungkin terjadi lalu Nandini beranjak pergi.
Pelayan
yang membawa surat Moora dihentikan oleh Chloi saat akan masuk ke kamar
Helena dan Chloi berkata tidak ada yang boleh mengganggu Helena karena
dia sedang beristirahat. Apama muncul dan membaca surat tadi lalu
menyuruh pelayan tadi pergi karena dirinya yang akan memberikan surat
tersebut. Chloi melarang Apama masuk tapi Apama mengabaikannya dan pergi
ke kamar Helena.
Apama menemui Helena dan mengomelinya karena
asik tidur saja. Helena menjawab kalau kepalanya terasa pusing. Apama
lalu bercerita kalau Moora mengiriminya surat supaya dia yang pergi ke
pooja Kalash. Helena menjawab sebenarnya malas melakukan pooja tersebut
tapi terpaksa harus melakukannya karena Moora yang memilihnya. Apama
melarangnya pergi dan berkata kalau Nandini yang akan melakukannya agar
tercipta kesalahpahaman antara Moora dan Nandini. Apama berpikir bahwa
Moora pasti akan beranggapan kalau Nandini yang memaksa Chandra agar dia
yang melakukan pooja Kalash. Helena bertanya bagaimana cara membuat
Nandini pergi sedangkan dalam surat tersebut ditujukan jelas tertulis
atas namanya. Apama mengingatkan Helena kalau dirinya bisa meniru semua
tulisan tangan.
Chandra menemui Nandini dan melihatnya menangis.
Chandra pun bertanya dan menatap surat ditangan Nandini. Nandini
menunjukkan surat di tangannya dan berkata kalau
ibu suri memilihnya untuk melakukan pooja Kalash dan itu membuatnya
bahagia. Chandra pun berkata kalau perkataannya terbukti bahwa Moora tidak akan berlama2 marah padanya. Sinopsis
Apama
berbicara sendiri di kamarnya, “Nandini..dengan permainan ini kau tidak
hanya akan pergi dari Magadha tapi kau juga akan kehilangan tempat
spesial di hati setiap orang karena kau bukan pemain berpengalaman
sepertiku jadi kali ini kau pasti akan kalah”.
Chandra mengajak
Nandini bercanda dengan berkata bahwa jika Helena yang melakukan pooja
Kalash maka dirinyalah yang akan memakai guci air di kepalanya. Nandini
pun tersenyum lalu Chandra berkata bahwa dirinya akan memilihnya
(Nandini) untuk pooja Kalash karena dia layak menerimanya. Nandini pun
memeluk Chandra dan Chandra merasa terkejut sekaligus bahagia. Nandini
menarik diri dan berbicara pada Chandra bahwa dirinya hanya memeluk
temannya lalu Nandini berkata akan membuat persiapan pooja dan beranjak
pergi. Chandra tersenyum seraya berpikir bahwa semua sikap Nandini
menandakan kalau dia akan menerimanya suatu saat nanti.
Chandra
menemui Chanakya dan Chanakya berbicara dengannya kalau besok Nandini
akan melakukan pooja Kalash dan dia akan pergi dengan melalui hutan
dimana banyak binatang buas disana dan Nandini harus keluar dari hutan
dengan selamat.
Apama berbicara dengan Helena dan seorang lelaki
suruhannya bahwa Nandini akan melakukan pooja tapi dia tidak perlu
kembali ke istana, Apama mengatakan bahwa Nandini harus terkubur di
dalam hutan dan itu bukanlah hal yang sulit.
Chanakya masih berbicara dengan Chandra bahwa sudah menjadi tugas seorang raja menjaga ratu nya karena dia ratu rakyatnya.
Apama
kembali berkata bahwa Nandini harus mati dan itu bukan masalah besar
untuk menghabisinya di dalam hutan tapi Apama meminta agar semua itu
terlihat seperti seolah2 Nandini tewas karena kelelahan. Sementara
Chanakya meminta Chandra untuk menemani Nandini selama perjalanan nanti
tapi Chanakya mengingatkan Chandra kalau Nandini dan yang lain tidak
perlu tau kalau dia menemani Nandini.
Chandra tengah memandangi
Nandini yang lelap tertidur. Nandini kemudian bergerak membuka mata dan
menatap Chandra lalu Nandini teringat poojanya dan bergegas merias diri
sembari mengatakan pada Chandra kalau dirinya sudah terlambat. Chandra
berkata sudah ingin membangunkannya dari tadi tapi karena melihat wajah
polosnya maka niat itu diurungkannya. Chandra lalu berkata akan
membawakan prajurit untuk menemaninya karena hutan itu sangat berbahaya
tapi Nandini menolak lalu beranjak pergi dan Chandra berpikir kalau
dirinya ingin Nandini menyelesaikan keseluruhan pooja nya agar ibunya
bahagia .
Pagi harinya, Malti mendatangi Nandini yang tengah
merangkai bunga di ruangan ratu. Malti melihat Nandini sedikit marah dan
bertanya apakah
loading...
Chandra mengatakan sesuatu yang membuatnya
marah. Nandini berkata bukan tentang Chandra yang membuatnya marah tapi
tentang Malayketu. Nandini merasa cemas meninggalkan Bindusara meski
penjagaan ketat dilakukan untuknya. Malti memintanya fokus pada poojanya
dan Malti berjanji akan menjaga Bindusara dan tidak akan
meninggalkannya barang sedetikpun. Madhav dan Chandra muncul di balkon
lantai atas dan membahas keduanya. Chandra berkata pada Madhav bahwa
Nandini terlihat sedang marah. Madhav pun menyuruhnya berbicara berdua
dengan Nandini tapi Chandra berkata kalau itu hal yang tidak mudah.
Madhav pun menyuruhnya memberikan hadiah bunga karena wanita menyukai
bunga. Chandra lalu memberi perintah pada seorang pelayan untuk membawa
bunga kesukaan Nandini. Chloi yang daritadi
menguping pembicaraan pun tersenyum. Sinopsis
Pelayan
membawakan bunga kesukaan Nandini pada Chandra dan Chandra mengatakan
agar dia memberikannya pada Nandini tapi Madhav menyela dan menyuruh
Chandra memberikan secara langsung. Chandra pun beranjak pergi.
Episode
51 Part 1 Chloi membawa nampan bunga, seorang pelayan mengejarnya dan
mengatakan kalau dia membawa bunga yang salah. Chloi menyuruhnya diam
lalu Chloi menuju kamar Helena.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1 Tayang Kamis 22 Februari 2018
Chloi
menghias Helena dengan bunga2 tadi dan mengatakan bahwa bunga itu
adalah bunga kesukaan Chandra. Apama muncul dan Helena menanyakan
pendapatnya. Apama menatap Helena dan tertawa terbahak2. Helena bertanya
dan Apama menghadapkan Helena pada cermin dan berkata kalau dia memakai
bunga gatal. Helena terkejut melihat ruam2 merah karena bunga tadi.
Helena pun menegur Chloi dan mengejarnya.
loading...
Nandini merangkai bunga
di kamar. Chandra muncul sambil menyembunyikan sesuatu dibalik
punggungnya. Nandini bertanya apa yang sedang dilakukannya
dan Chandra berkata dirinya ingin memeriksa persiapannya. Nandini berkata bahwa semuanya sudah siap tapi Chandra berkata
kalau
masih ada yang kurang. Nandini memeriksa bunga2 nya dan berkata akan
pergi menemui Dadima untuk bertanya apa yang kurang tapi Chandra
menghentikannya dan mengatakan tidak perlu bertanya pada Dadima. Lalu
Chandra menunjukkan bunganya. Nandini memuji dan bertanya darimana dia
mendapatkannya. Chandra menjawab kalau dirinya sendiri yang membuatnya
lalu
Chandra memasangkan semua ornamen bunga pada tubuh Nandini
(sebagai kalung, gelang dan anting2). Nandini kemudian bertanya pada
Chandra apa masih ada yang kurang. Chandra menjawab kalau sekarang dia
terlihat sempurna.
BACA SINOPSIS SELANJUTNYA
loading...