RATU SINOPSIS TV
loading...
SINOPSIS CHANDRA NANDINI Episode 67 Tayang 10 Maret 2018 ANTV ||
Badhra menegur Bhindusara saat Bhindusara bersama Dharma. Dharma menuntut keadilan pada Bhindusara. Namun Bhindusara menolak dengan alasan jika dia adalah seorang putra mahkota. Badhra menolak semua yang di katakan Bhindusara. Karena putra mahkota tidak akan mengajarkan nilai yang buruk pada semua orang. Namun Bhindusara tidak dapat menerima masukan dari Badhra dan justru mengajak Badhra bertarung. Nandini datang dan melerai mereka. Namun karena keangkuhan Bhindusara, nandini terluka. Badhra pun memutuskan untuk menolong nandini. Namun Bhindusara memanfaatkan hal itu untuk mengalahkan Badhra dengan curang.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Chandra datang dan melihat nandini kesakitan. Chandra pun memutuskan
untuk menolongnya. Namun nandini menolaknya. Tapi nandini berubah
pikiran dan meminta chandra menutup matanya saat mengobatinya. Chandra
pun tersenyum dan nandini mendapatkan sedikit ingatannya. Chandra pergi
dan bertemu Badhra. Badhra pun menceritakan yang telah terjadi pada
nandini yang sebenarnya.
Chandra sangat marah dan memutuskan
untuk menemui ibu Helena. Chandra berkata jika kesabarannya sudah habis
dengan kelakuan mereka. Chandra pun meminta agar ibu Helena mengakui apa
yang telah terjadi pada Dhurdhara dahulu agar Bhindusara berhenti
menghina nandini. Ibu Helena pun tidak dapat mengelak. Chandra pun
segera memanggil semua orang ke aula.
Di aula chandra mengatakan
jika dia membuka sidang itu sebagai kepala rumah tangga. Bukan Sebagai
raja. Dia memutuskan unik mengungkapkan kembali yang telah di ketahui
namun beberapa masih belum mengetahui sejarah yang terjadi. Chandra pun
memanggil Bhindusara untuk masuk. Sebelum ibu Helena menjelaskan,
Bhindusara mengaku dia mengetahui semua yang terjadi jika yang membunuh
Dhurdhara adalah ibu Helena. Tapi Bhindusara mengaku jika dia tidak
merasa benci karena apa yang di lakukan olehnya karena chandra yang
sudah selalu menyia-nyiakan Helena demi nandini. Bahkan selama
Bertahun-tahun lalai atas segala tanggung jawabnya pada putranya hanya
karena nandini yang hilang. Bhindusara pun pergi.
loading...
Ibu Helena
mengatakan jika Helena selalu menghancurkan setiap rencananya. Helena
berkata jika mereka tidak perlu khawatir. Karena Bhindusara hanya
mengetahui separuh kenyataan yang terjadi. Bhindusara hanya mengetahui
jika ibu Helena juga tertuduh karena surat yang telah mereka rekayasa
menjelaskan jika pelakunya adalah nandini. Maka dari itu Bhindusara
tidak akan merubah pendiriannya pada nandini dan akan tetap mempercayai
Helena.
Sementara itu Bhindusara sedang berlatih memanah dan
melihat Dharma. Bhindusara meminta penjaga membawa Dharma. Rupanya
Bhindusara ingin menjadikan Dharma sebagai meja sasarannya. Dharma pun
tanpa perlawanan meletakkan apel di kepalanya. Namun Charumati
menghentikan Bhindusara dan berkata jika Bhindusara akan membahayakan
nyawa Dharma dalam keadaan mabuk. Bhindusara kesal dan melempar
panahnya.
loading...
Sementara itu nandini melihat seseorang mengendap-endap
dan menodongkan pedang ke arahnya. Spontan nandini mengambil pedang di
dekatnya dan melawan pria itu hingga tudungnya terbuka. Nandini terkejut
mengetahui pria itu adalah chandra. Chandra pun meminta maaf dan
berkata jika nandini tidak pernah berubah tetap seperti dulu. Pandai
berpedang dan selalu melindungi orang yang di cintanya. Mengingat hal
itu nandini memutuskan untuk memulai hubungan yang lebih baik bersama
Bhindusara.
Nandini merapikan kamar Bhindusara dan memutuskan
untuk membuang semua alkohol di kamarnya dan merubahnya dengan sirup.
Bhindusara datang dan kesal karena kamarnya di rubah dan alkoholnya
habis. Nandini pun datang dan berkata jika dia yang melakukan semua itu
untuk Bhindusara. Namun Bhindusara tetap menolak kebaikannya.
BACA SINOPSIS SELANJUTNYA
loading...
Baca Juga Artikel keren lainnya: