RATU SINOPSIS TV
loading...
Sinopsis Chandra Nandini Episode 52 Part 2 Tayang Jumat 23 Februari 2018
Di kamar Nandini menangis.
Chandra menenangkan
Nandini dan berkata kalau kemarahan ibunya tidak akan lama. Nandini menjawab kalau dirinya merasa marah karena Pandugarthi berbicara buruk tentang Moora. Nandini mengajak Chandra mengirim Pandugarthi ke tempat lain tapi Chandra berkata kalau Pandugarthi memerlukan kasih sayangnya dan Chandra berjanji akan menjaga Pandugarthi.
Helena berjalan di koridor bersama pelayannya yang membawa minuman. Helena lalu berbicara pada pelayannya bahwa minuman itu untuk Raja dan Helena menyuruhnya membawa masuk minuman itu ketika dipanggil nanti. Lalu Helena beranjak membuka pintu kamar Chandra.
Baca : Daftar Lengkap Sinopsis Chandra Nandini
Helena melihat Chandra yang tengah menenangkan Nandini. Helena terkejut mendengar ucapan Chandra kalau Chandra akan bertarung melawan siapa saja yang berani menyakiti Pandugarthi. Helena berpikir
bahwa ini berarti Chandra Nandini akan bersatu kembali lalu Helena beranjak pergi untuk memberi tau ibunya. Sinopsis
Chandra mendudukkan Nandini dan kembali menenangkannya serta memintanya berhenti menangis karena ketika melihatnya menangis jantung serasa berhenti berdetak dan terdapat perasaan yang aneh. Nandini bertanya apa yang terjadi. Chandra berkata tidak bisa menjelaskannya.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Chandra pun meminjamkan selendang yang
dipakainya untuk dipakai
Nandini menghapus airmatanya. Pelayan datang mengatakan kalau Chanakya
menunggunya di aula. Chandra beranjak pergi seraya berkata akan datang
lagi tapi Nandini menghentikannya dan bertanya apa yang terjadi dengan
perasaannya tadi. Chandra berkata akan memberitahunya malam nanti.
Helena
berbicara pada ibunya mengenai janji Chandra pada Nandini mengenai
Pandugarthi. Apama tertawa dan berkata bahwa itu berita gembira karena
kesalahpahaman Chandra dan Moora akan semakin melebar karena Nandini.
Apama menambahkan kalau Chanakya ingin menghabisi Pandugarthi dan Moora
juga membenci Pandugarthi tapi Chandra ingin menyelamatkannya. Jika
Chandra mengingkari sumpah Chanakya maka istana akan kacau balau dan
menjadi dua kubu pertarungan dan semua itu gara2 Nandini.
Chandra
mendengar laporan dari menterinya mengenai pemasok makanan di
Magadha. Chanakya menyuruh sang mentri membawa mereka besok ke istana
lalu para mentri itu beranjak pergi. Chandra hendak beranjak pergi tapi
Chanakya menghentikannya dan bertanya tentang ketidakhadirannya tadi.
Chandra menjawab kalau perselisihan antara Moora dan Nandini semakin
melebar dari hari kehati. Chanakya menyuruh Chandra untuk tidak terlalu
ikut campur masalah para wanita karena mereka akan menemukan jalan
keluarnya sendiri. Chanakya lalu mengatakan kalau mereka memiliki
masalah besar yakni tentang seseorang yang ada didalam istana yang ingin
selalu menyerang Bindusara. Chandra mengatakan kalau Pandugarthi juga
memberitahunya tentang hilangnya ramuannya karena dicuri. Chanakya
terkejut dan berkata bahwa dirinya tidak menceritakan pada siapapun
tentang hilangnya ramuan tersebut dan Chanakya curiga Pandugarthi yang
mencurinya. Chandra ganti terkejut dan mengatakan bahwa itu tidak
mungkin. Chanakya mengatakan agar dia mencari tahu dan menemukan ramuan
itu tapi Chanakya juga memintanya untuk berhati2.
Chaya dan Moora
tengah mengobrol sambil menjaga Bindusara. Nandini datang dan hendak
menggendong Bindusara tapi Moora menghentikannya dan mengatakan sesuatu.
Chaya juga mendukung ucapan ibunya. Nandini menjawabnya dan hendak
pergi tapi Moora menghentikannya dan mengatakan sesuatu. Nandini pun
memohon padanya.
Pandugarthi mendatangi Nandini dan mengatakan
sesuatu. Moora menghentikannya dan mengatakan sesuatu lalu mengusir
mereka. Nandini dan Pandugarthi beranjak pergi.
Apama bertemu
dengan Malayketu di ruang rahasia dan mereka membahas janji Chandra
untuk melindungi Pandugarthi. Apama meminta Malayketu memanfaatkan semua
ini untuk menciptakan perselisihan antara Chanakya dan Chandra.
Malayketu pun berkata akan segera melaksanakan pekerjaannya. Sinopsis
Chandra Nandini
Nandini mengayun2 ayunan kosong Bindusara
dengan sedih. Chandra masuk dan berbisik2 berbicara. Nandini bertanya
mengapa dia harus berbisik2 dan mengatakan kalau Bindusara sedang
bersama Moora. Chandra memeriksa ayunan yang kosong dan bertanya pada
Nandini apakah dia tidak bisa tidur tanpa Bindusara. Nandini berkata
bisa mengatasinya. Chandra hendak mengambil Bindusara tapi Nandini
mencegahnya dan mengatakan agar membiarkan Bindusara bersama Moora
karena Moora adalah neneknya dan memerlukan kasih sayangnya juga.
Pandugarthi
yang tengah bermain2 dengan mainannya berpikir kalau kini dirinya tidak
mempunyai senjata di dalam mainannya karena Chanakya tapi masih ada
senjata terakhir dalam mainannya yang akan dipergunakannya. Chandra
Nandini menatapnya. Chandra teringat ucapan Chanakya agar memeriksa
Pandugarthi lalu Chandra berjalan menghampiri Pandugarthi dan mengambil
mainannya kemudian memintanya bercerita kembali tentang sepanjang
terjadi kemarin. Pandugarthi pun berpikir dan mengatakan kalau Chanakya
yang menceritakan padanya. Chandra bertanya apa Chanakya yang
memberitahunya. Pandugarthi menjawab kalau dirinya melihat sendiri
seorang lelaki mencuri ramuan dari kamar Chanakya lalu Pandugarthi
berkata tidak ingin mainannya lagi dan berlari pergi.
Nandini memanggil2 Pandugarthi dan meminta mainan Pandugarthi
pada Chandra lalu bergegas mengejar. Chandra memikirkan sesuatu. Sinopsis
Pandugarthi
berjalan di koridor dan tiba2 dari arah belakang ada yang ingin
menusuknya tapi tangan itu terhenti karena mendengar suara Nandini yang
berhasil mengejar Pandugarthi. Nandini memberikan mainan Pandugarthi dan
berkata akan membacakan cerita untuknya tapi Pandugarthi menolak karena
ingin bermain. Orang yang hendak menusuk Pandugarthi bersembunyi.
Nandini meminta Pandugarthi tidur tepat waktu kemudian beranjak pergi
dan sosok itu pun menghampiri Pandugarthi lalu menusuknya dari arah
belakang. Pandugarthi menyeringai kesakitan tapi sempat melihat
penyerangnya yang tidak lain adalah Malayketu. Pelayan muncul dari arah
belakang dan berteriak memanggil prajurit, Malayketu pun melarikan diri.
loading...
Pelayan masuk ke kamar Chandra dan memberitahu tentang serangan pada Pandugarthi.
Nandini
menemani Pandugarthi. Chandra bertanya pada Chanakya siapa yang selalu
melakukan semua ini pada keluarganya. Malayketu terlihat panik. Chanakya
menatap Malayketu dan berkata kalau pelakunya dipastikan berasal dari
dalam istana atau seseorang yang berpura2 memihak Magadha tapi
sebenarnya tengah membantu musuh Magadha. Moora bertanya siapa orang
tersebut dan apa keuntungannya dengan kematian Pandugarthi. Chanakya
juga berpikir hal yang sama dan Chandra berkata kalau mereka harus
segera membuat perubahan di aula .
Di kamarnya, Chandra
berpikir harus menemukan siapa dalang dibalik semua serangan terhadap
keluarganya. Nandini muncul dan Chandra bertanya keadaan Pandugarthi.
Nandini berbicara sambil menangis kalau Pandugarthi sudah tidur karena
meminum obat pereda rasa sakit. Chandra pun kemudian memeluk Nandini
seraya berkata akan selalu bersamanya. Nandini melepaskan diri dan
meminta pada Chandra untuk mengirim Pandugarthi jauh dari Magadha agar
dia bisa terhindar dari rasa sakit.
Chandra berkata tidak bisa melakukannya tapi bisa melakukan sesuatu yang bisa membuatnya lega.
Malayketu
mendatangi kamar Apama. Apama terkejut dan menegurnya karena berani
menemuinya tanpa diminta. Malayketu berkata ingin merayakan kesuksesan
mereka dan menunjukkan botol minumannya. Malayketu mengingatkan Apama
kalau dirinya berhasil melakukan pekerjaan besarnya. Apama menjawab
bahwa Chandra sangat cerdas dan dengan bantuan otak Chanakya mereka bisa
menemukan pelakunya. Apama berharap Malayketu tidak meninggalkan
petunjuk saat melakukan pekerjaannya dan jika hal itu terjadi maka dia
tidak akan dilepaskan. Malyketu teringat saat Pandugarthi mengenalinya
sebagai penyerangnya dan Malayketu pun beranjak pergi.
loading...
Di aula,
Chandra mengatakan bahwa dirinya mempunyai janji untuk Pandugarthi kalau
tidak ada seorangpun yang akan menyakiti dan menyerangnya.
Chanakya
menyahuti kalau sebelum Pandugarthi sembuh tidak akan ada yang bisa
menyakitinya. Chandra menghampiri Chanakya dan mengatakan bahwa maksud
ucapannya adalah meskipun Pandugarthi sembuh dirinya tetap tidak akan
membiarkan orang lain menyakiti Pandugarthi. Chanakya membalas dengan
mengatakan pada Chandra betapa baik hatinya dia hingga dia melupakan
guru dan sumpahnya. Chandra berkata kalau dirinya sudah berjanji pada
Nandini untuk melindungi Pandugarthi dan seorang raja tidak pernah
mengingkari janjinya. Mereka
pun berdebat. Chandra berkata pada
Chanakya untuk menghabisinya dulu sebelum menghabisi Pandugarthi. Moora
menegur Chandra dan mengingatkan kalau lelaki yang dibelanya adalah
putra dari lelaki yang pernah menjebaknya dan menghabisi suaminya .
Chandra menjawab kalau Pandugarthi tidak terlibat dengan semua itu.
Moora membalasnya dia melakukan semua ini karena Nandini. Chandra
mengatakan Nandini tidak ada hubungannya dengan semua itu . Chanakya pun
mengatakan bahwa dia (Chandra) akan tetap pada janjinya melindungi
Pandugarthi dan dirinya tetap pada sumpahnya untuk menghabisi
Pandugarthi. Chanakya memanggil muridnya (Kartikey) dan mengajaknya
pergi
seraya berkata kalau dirinya mengundurkan diri dari jabatannya.
Chanakya juga menambahkan kalau di istana ini sumpah guru tidak dihargai
tapi janji pada istri lebih dari segalanya.
BACA SINOPSIS SELANJUTNYA
loading...