RATU SINOPSIS TV
loading...
Di aula, Chandra berbicara dengan mentri2nya bahwa keamanan istanan harus diperketat termasuk pemeriksaan makanan yang akan dihidangkan pada anggota keluarga kerajaan. Megasthenes punmenjadi cemas.
Lalu para prajurit sibuk memeriksa makanan2 yang akan diantar, pelayan yang membawa mangkuk makanan Nandini pun bersembunyi dibelakang pilar dan diam2 berhasil membawa makanan itu ke kamar Nandini. Pelayan itu mengatakan pada Nandini bahwa makanan yang dibawanya dibuat oleh koki kerajaan sebagai prasad (persembahan) untuk anggota keluarga kerajaan dan Nandini hendak mencobanya tapi mentri datang menghentikannya dan berkata pada pelayan untuk mencobanya lebih dulu sesuai perintah raja.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Megasthenes
mendatangi Apama dan Helena, dia lalu memberitau bahwa Chandra
memperketat keamanan termasuk pemeriksaan makanan. Helena panik dan
berbicara pada ibunya bahwa rencananya adalah rencana bodoh. Apama pun
menenangkannya dan berharap pelayannya tidak tertangkap. Tiba2 pelayan
suruhannya masuk dengan lemas dan terjatuh, Apama bertanya padanya, sang
pelayan pun bercerita (mentri menyuruh pelayan Apama mencicipi prasad
untuk Nandini dan setelah itu baru Nandini memakannya setelah dirasa
aman dan pelayan Apama langsung berlari keluar), Apama berbicara pada
pelayannya bahwa dia memang harus menunjukkan kesetiaannya lalu menyuruh
Helena mengambil ramuan penawar racunnya, Helena mengambilkannya dan
meminumkannya pada pelayannya. Lalu Apama berpikir bahwa dengan Chandra
memperketat keamanan itu berarti Chandra sudah mencurigainya.
Nandini
tengah bercanda dengan Bindusara. Saat berdiri hendak mengganti baju
Bindusara tiba2 Nandini merasa pusing dan berjalan dengan terhuyung2,
saat akan terjatuh Chandra berhasil memeganginya dan
mendudukkannya,Nandini memberikan Bindusara pada Chandra yang langsung
meletakkan Bindusara di ayunan, Chandra lalu bertanya pada Nandini.
Nandini mengatakan bahwa semuanya terasa gelap dimatanya tadi dan
Chandra membantunya berbaring. Chandra hendak beranjak pergi memanggi
tabib tapi Nandini menghentikannya dan mengatakan dia tidak perlu
memanggil tabib dan hanya cukup menemaninya saja. Kemudian Nandini
tertidur dengan menggenggam tangan Chandra, pelayan datang membawakan
surat untuk Chandra. Chandra lalu membaca surat yang ternyata dari
Chanakya yang memintanya untuk menemuinya secepatnya.
Chandra
menemui Chanakya di tebing. Chanakya berbicara bahwa rencana mereka
berhsil dan sekarang Malayketu tidak lagi mendukung Padmananda. Chanakya
mengingatkan Chandrauntuk tidak meluoakan janjinya menghabisi
Padmananda dan Pandugarthi. Chandra terdiam teringat ucapan Nandini
tentang Pandugarthi. Chanakyamelihat Chandra yang terdiam dan bertanya
apa dia sudah melupakan janjinya. Chandra menjawab bahwa dirinya akan
memenuhi janjinya tersebut.
Apama
diam2 menemui wanita suruhannya yang membawakan racun. Wanita itu
mengatakan bahwa dia (Apama) hanya memberikan 1 porsi racun pada Nandini
tapi dia membutuhkan 2 porsi racun lagi untuk menghabisi Nandini. Chaya
diam2 mengintai mereka dan mendengar percakapan Apama, Chaya terkejut
dan bergegas pergi.
Chandra tengah mengayun2 ayunan Bindusara dan
teringat ucapan Chanakya. Chaya datang menemuinya dan dengan gugup
menceritakan kalau Apama membuat rencana bersama orangnya untuk Nandini.
Chandra bertanya rencana apa yang dibuat Apama. Nandini tiba2 datang
dan Chaya langsung menutupi wajahnya sementara Chandra mengganti topik
pembicaraan dan berpura2 menganggap Chaya adalah pelayan. Chaya beranjak
pergi. Nandini lalu berbicara dengan Chandra.
Bindusara
terbangun dan Nandini menggendongnya, Nandini lalu terbatuk dan
menutupnya dengan kain, Nandini meletakkan kain tersebut (ternyata
terdapat noda darah di kain bekas batuknya tadi) lalu Nandini meletakan
Bindusara diayunan dan beranjak pergi. Chandra pun berpikir akan pergi
menemui Chaya. Sinopsis Chandra Nandini Episode 40 Part 1
Chaya
kembali ke kamar dan terkejut melihat Apama disana (kilas balik saat
Apama mengikuti sosok misterius yang memata2inya dan berhasil mengetahui
sosok itu adalah Chaya karena saat Chaya terjatuh membuat penutup
wajahnya terbuka, Apama pun memikirkan sesuatu), Apama berpura2 bahagia
melihat Chaya telah kembali sehat, Chandra datang dan Apama memberitau
Chandra mengenai Chaya yang telah pulih. Chandra pura2 terkejut dan
memeluk Chaya merasa ikut senang dengan kesehatannya. Apama berkata akan
memberitau yang lain lalu beranjak pergi.
Chandra menutup pintu
kamar Chaya dan dengan geram mengatakan bahwa Apama kelihatannya sudah
mengetahui rencana mereka. Chaya bertanya apa yang harus dilakukan
sekarang. Chandra lalu bertanya kembali pada Chaya mengenai rencana
Apama untuk Nandini. Chaya pun mengatakan kalau Apama sudah memberikan
sekali racun pada Nandini dan dia akan memberikan racun lagi untuk
menghabisi Nandini. Chandrapun terkejut sekaligus emosi mendengarnya.
Chandra
membawa tabib ke kamar Nandini dan menyuruhnya memeriksa Nandini,
Nandini menolak dan bertanya mengapa dirinya harus diperiksa. Chandra
memberi alasan kalau dia harus bebas dari segala macam penyakit untuk
menjaga Bindusara. Nandinipun bersedia di periksa. Setelah itu tabib
menemui Chandra diluar dan memberitau bahwa yang dicemaskannya memang
benar kalau di dalam tubuh Nandini terdapat racun . Chandra pun terkejut
mendnegarnya. Chandra lalu berbicara pada tabib untuk tidak mengatakan
hal tersebut pada siapapun bahkan terhadap Nandini. Sang tabib
mengiyakan.
Chandra
menemui Nandini , Nandini mengatakan sesuatu dan mengambil alih
menggendong Bindusara. Nandini mulai terbatuk2 lagi. Chandra memanggil
tabib dan menyuruhnya memberi ramuan. Tabib membawakannya dan Nandini
meminumnya. Nandini melihat Chandra meneteskan airmata dan bertanya.
Chandra pun beralasan dan menggendong Bindusara seraya berkata bahwa
hari ini dirinyalah yang akan membacakan dongeng lalu Chandra
membaringkan Nandini dan menyelimutinya. Chandra pun menjaga Nandini
hingga terlelap.
loading...
Helena tengah tertidur dan Apama mendatanginya,
Helena terbangun dan terkejut. Apama lalu berkata bahwa Chandra sudah
mengetahui rahasia mereka. Heena menjadi panik dan cemas akan diusir
dari istana tapi Apama menjelaskan kalau Chandra hanya tau dirinyalah
dalang dibalik kematian Dhurdhara tapi tidak tau kalau dia (Helena)
mendukungnya. Apama juga mengatakan bahwa Chaya hanya berpura2 koma
untuk mengumpulkan bukti melawannya. Helena meminta Apama menghentikan
semuanya tapi Apama pantang mundur dan sambil menunjukkan botol racunnya
berkata kalau dirinya tidak akan meninggalkan jejak lagi lalu Nandini
pasti akan mati.
Pagi harinya, Dadima berbicara pada Chaya merasa
gembira melihatnya pulih, Apama juga berkomentar bahwa haya
harusmelihat Bindusara. Lalu Apama berpura2 merasakan sakit di lututnya
dan duduk disamping Nandini, Rajmata lalu mengambil Bindusara dari
gendongan Nandini untuk diberikan pada Chaya dan saat itulah Apama
menusukkan jarum pada Nandini. Nandini pun menjerit kecil (kilas balik
saat Apama diam2 menyangkutkan jarum diselendang Moora), Nandini pun
mengusap2 lukanya. Apama tersenyum licik dan berpikir bahwa Nandini akan
segera lenyap.
Di kamarnya, Nandini merasa pusing lalu terjatuh
dan batuk darah, Nandini bertanya2 apa yang terjadi dengan dirinya
kemudian meminta tolong. Chandra masuk ke kamarnya dan menjadi panik
lalu berteriak memanggil tabib.
Prajurit memeriksa kamar Helena,
Helena bertanya lalu menegur prajurit yang melarangnya keluar kamar.
Prajurit mengatakan agar dia bekerja sama untuk memperlancar
pemeriksaan. Prajurit juga memeriksa kamar Apama tapi tidak menemukan
apa yang dicari. Helena sendiri kembali memaki prajurit di kamarnya,
Apama muncul dan menenangkan Helena. Setelah para prajurit pergi Apama
berbicara dengan Helena agar tidak terlalu berlebihan dalam bersikap
karena tidak akan ada seorangpun yang akan mencurigai mereka.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 40 Part 1 Tayang Minggu 11 Februari 2018
Sinopsis
Chandra Nandini Episode 40 Part 1 Para prajurit juga memeriksa kamar
Moora dan menemukan jarum beracun di selendang Moora. Mereka juga
menemukan botol racun di kamar Moora, Moora terkejut dan menyangkal
bahwa itu miliknya.
loading...
Chandra memeriksa jarum dan botol racun
tersebut, mentri mengatakan sesuatu. Chandra pun berpikir bahwa kali ini
Apama mencoba untuk melimpahkan kesalahan pada ibunya setelah
sebelumnya dia mengkambinghitamkan Nandini untuk kasus Dhurdhara. Lalu
Chandra mengambil lukisan wanita aneh dan menyuruh mentri2nya menemukan
wanita tersebut.
Chandra tengah menemani tabib yang sedang
mengobati Nandini. Chandra pun teringat semua kenangannya bersama
Nandini dan berpikir kalau dirinya tidak bisa menyelamatkan Dhurdhara
tapi kali ini tidak akan membiarkan hal ini terulang pada Nandini. Moora
muncul dan menanyakan keadaan Nandini. Chandra sambil berurai airmata
menjawab bahwa kondisi Nandini memburuk. Moora bersumpah bahwa bukan
dirinya yang meracuni Nandini karena meski dirinya dan Nandini tidak
dalam hubungan baik tapi Nandini sudah seperti putrinya sendiri. Chandra
menyahut, “bahkan Nandini pernah memohon mengatakan kalau dia bukan
pembunuh Dhurdhara bu..tapi kita menyalahkannya dan aku tidak ingin
mengulangi kesalahan yang sama..aku tau bukan ibu yang meracuninya”.
Moora terkejut dan bertanya siapa yang melenyapkan Dhurdhara kalau bukan
Nandini. Chandra hanya mengatakan bahwa saat ini yang terpenting
hanyalah Nandini.
loading...