RATU SINOPSIS TV
loading...
Dalam keadaan gelap gulita Vishaka melihat bayangan Chandra
dan langsung memeluknya seraya mengatakan bahwa dirinya sudah sangat
lama menunggu kesempatan ini. Lalu Vishaka mencakar punggungnya. Chandra
pun terjatuh karena racun juga sudah menggerogotinya
.
Vishaka pun tertawa senang dan kembali menghidupkan diya2nya sembari
berakting menangis, “Ibu Suri dan Helena lihatlah takdirku..aku menjadi
janda sebelum pernikahanku..apa yang harus aku lakukan” dan Vishaka kembali terawa puas.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Helena dan Apama menemui Moora. Lalu mereka berbicara pada Moora
mengenai Dadima yang membantu Nandini kabur. Helena pun memprovokasi
Moora dengan berkata bahwa mereka tidak akan tau apa tujuan Nandini
kabur sebenarnya. Moora bertanya2 mengapa ibunya melakukan hal ini.
Helena mengajaknya memeriksa kamar Nandini lalu Moora kekamar Nandini
dan melihat Dadima duduk disana, Moora hendak membuka selimut yang
menutupi ranjang tapi Dadima melarang dan mengatakan agar tidak
membangunkan Nandini yang tengah sakit. Moora bersikeras membukanya dan
hanya melihat bantal bukannya Nandini. Moora pun berkata pada Dadima
bahwa dia sudah melakukan kesalahan besar. Dadima hanya berkata bahwa
Nandini melakukan semua ini demi Chandra.
loading...
Nandini dan Vishaka asli berhasil memasuki istana. Moora dan yang
lain bertanya pada pelayan tentang keberadaan Chandra. Pelayanmenjawab
kalau Chandra berada di kamar Vishaka. Lalu Moora beranjak ke kamar
Vishaka. Nandini dan Vishaka juga bergegas masuk menuju kamar Vishaka.
Moora dan Nandini sama2 tiba di depan pintu kamar Vishaka, Nandini
hendak menerjang masuk tapi Moora melarangnya dan betaya apakah dia
tidakbisa mengetuk pintu dulu. Nandini pun memberi penjelasan kalau
mereka harus menunggu maka mereka akan kehilangan Chandra untuk
selamanya dan Nandini pun bergegas membuka pintu. Vishaka terkejut dan
langsung bersembunyi.
Nandini dan yang lain menemukan Chandra dalam
keadaan tertelungkup tak bernyawa di lantai. Nandinipun menangisinya
sementara Vishaka berhasil melarikan diri keluar kamar. Moora dan yang
lain pun jugamenangisi kepergian Chandra. Sinopsis
Vishaka terus
berlari di koridor dan menabrak seseorang. Vishaka pun terkejut melihat
orangyang ditabraknya tidak lain dan tidak bukan adalah Chandra. Chadra
menatapnya dengan tajam dan mencengkeram tangannya, Vishaka pun bertanya
siapa lelaki yang didalam kamarnya.
Nandini yang
menangis merasa curiga dengan jasad Chandra, dia lalu membalik jasad
tersebut dan melihat ternyata itu adalah jasad Parvatak. Chandra
kemudian masuk ke dalam kamar sambil membawa Vishaka dalam keadaan
terantai. Nandini spontan memeluk Chandra dan merasa lega karena dia
telah selamat. Nandini lalu menunjukkan Vishaka yang asli seraya
mengatakan dirinya meninggalkan istana untuk menemukan dia dan
melindungi Chandra dari Vishkanya. Moora kebingunan dan bertanya.
Chandra menjelaskan bahwa Padmananda mengirim Parvatak dan Viskanya
untuk menghabisinya tapi Parvatak dan Vishkanya tidak saling mengetahui
satu sama lain dan dirinya mengambil keuntungan dari situasi ini (kilas
balik saat Chandra melihat Vishaka mencari ular di hutan dan
mengkonsumsi racunnya,..saat Chandra menemukan ular di kamar Vishaka..saat Vishaka mencuri ular milik pawang dan menyembunyikannya dibalik rambutnya..Chandra
lalu berbicara pada Parvatak bahwa sebenarnya Vishaka mencintainya
(mencintai Parvatak maksudnya), Chandra pun meminta Parvatak menemui
Vishaka sekali saja), Chandra berkata bahwa itulah sebabnya Parvatak
berada di kamar Vishaka dan Vishaka menghabisinya. Apama dan Helena pun
berkomentar, begitu juga dengan Moora. Chandra lalu menyuruh praurit
membawa Vishaka. Vishaka mengatakan sesuatu dengan penuh amarah.
Chandra lalu berbicara dengan Vishaka yang asli berterimakasih padanya
dan memintanya untuk tinggal di Magadha, Vishaka menjawab agar dia
berterimakasih pada Nandini karena Nandini sudah bertarung melawan
ayahnya sendiri dan menderita luka2 untuk membawanya ke Magadha. Chandra
pun melihat semua luka di tubuh Nandini.
Nandini
mengemasi pakaian2nya dan hendak pergi tapi Chandra datang sambil
menggendong Bindusara dan melarangnya pergi, “setelah semuanya jelas
mengapa kau ingin pergi..pikirkan
Bindusara..dia membutuhkanmu ”. Nandini pun memeluk Bindusara dan
bertanya ada handra mengapa dia tidak memberitau semua rencananya untuk
menangkap Vishkanya, Chandra pun menjawab, “masalahnya ada pada
dirimu..kau berbicara terlalu banyak..aku ingin menangkap basah
Vishkanya jadi aku merahasiakan rencanaku” .
Di aula, Chandra
sendirian dan kembali didatangi sosok misterius yang menutupi seluruh
dirinya dengan selimut. Sosok tersebut lalu berbisik pada Chandra
memberikan informasi, Chandra pun berjanji akan membawa semua ke
pengadilan karena rakyat dan Magadha akan selalu mendapatkan keadilan.
loading...
Sementara itu Apama, Helena dan Megasthenes tengah berdiskusi dan
lagi2 Helena menyalahkan ibunya yang gagal dengan semua rencananya
hingga membuat Nandini kembali ke Magadha. Apama berkata bahwa rencana
mereka lain kali akan lebih waspada. Nandini kemudian muncul. Apama
menghardiknya karena berani muncul tanpa dipanggil tapi Helena
menghentikannya
dan
berkata dirinyalah yang memanggil Nandini. Helena lalu berbicara ingin
memberinya hadiah karena sudah menyelamatkan nyawa suaminya. Nandini
menyahut bahwa dirnya bukanmenyelamatkan
suaminya tapi menyelamatkan raja Magadha dan ayah Bindusara. Nandini
menolak hadiah Helena lalu beranjak pergi. Helena berkata tidak ambil
pusing dengan sikap Nandini karena Chandra tetap menuduhnya sebagai
pembunuh Dhurdhara, Apama menyahut bahwa itu saja tidak cukup karena
mereka perlu membuat rencana besar dengan penuh hati2.
Di
penjara, Vishkanya menggigil karena belum mengkonsumsi racun sama
sekali. Chandra datang dan Vishkanya berusaha menyerangnya tapi tidak
berhasil karena dia terborgol, Vishkanya pun memaki Chandra. Chandra pun
menyuruh prajurit membuka borgolnya. Sinopsis Chandra Nandini Episode
38 Part 2
Seteah bebas Vishkanya hendak menyerang Chandra tapi
Chandra berhasil membekuknya dan berkata bahwadia tidak akan bisa
melakukan apapun karena racunnya sudah habis. Chandra lalu mendorongnya
hingga dia terjatuh, seorang prajurit kemudikan datang membawakan ular
untuk Vishkanya, Vishkanya langsung mengkonsumsi racunnya dan setelah
itu dia bertanya pada Chandra apa yang diinginkannya darinya. Chandra
mendekat dan mengatakan bahwamulai hari ini dia akan bekerja untuknya
dan akan memberitau semua informasi mengenai Amartya dan Padmananda.
Vishkanya menjawab bahwa itu tidak mungkin. Chandra berkata bahwa
dirinya bisa merubah yang tidak mungkin menjadi mungkin. Chandra pun
menyuruh prajuritnya untuk tidak merantai Vishkanya dan membiarkannya
bebas selama di penjara lalu Chandra beranjak pergi.
BACA SINOPSIS SELANJUTNYA
loading...
Baca Juga Artikel keren lainnya: