RATU SINOPSIS TV
loading...
Helena, Apama dan Megasthenes tengah berdiskusi di dalam
kamar mengenai Helena yang melihat Dadima membawa Nandini tapi kemudian
Nandini menghilang. Lalu Apama mengajak Helena ke pintu rahasia tadi
untuk memeriksanya. Apama kemudian melihat selendang Nandini yang
sebagian terjepit pintu, Apama mengatakan pada Helena bahwa dia
seharusnya lebih teliti dan menunjukkan selendang Nandini. Mereka lalu
membahasnya dan mencari2 tombol rahasia untuk membuka pintu. Karena tak
kunjung menemukannya Helena dengan marah menggebrak pintu dan tanpa
sengaja memencet tombol rahasia. Mereka lalu menemukan potongan
selendang Nandini disana (kilas balik saat Nandini terpaksa merobek
selendnagnya), Apama dan Helena berdiskusi, Helena berkata bahwa Nandini
sudah pergi dari istana dan Dadima mengetahuinya, Helena juga berkata
bahwamungkin mereka sudah gtau malau dirinya dan ibunya yangmelenyaokan
Dhurdhara. Apama berkata bahwa itu tidak mungkin karena dirinya sudah
melenyapkan semua bukti2 kemudian Helena menutup kembali pintu rahasia
dan beranjak pergi, terlihat sebuah bayangan melintas didekat mereka.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Nandini tiba di pasar, dia lalu teringat masa lalu ( saat dipasar yang
sama Chandra tengah menyamar, Chandra menghampiri Nandini yang tengah
memilih2 gelang dan Chandra menariknya pergi. Mereka berbicara dan
Nandini berkata ingin mencari tau penilaian rakyat terhadap Chandra
sebagai raja. Nandini kembali menawar gelang dan barang2 lain tapi tak
ada yang mau menjualnya saat dia mencela Chandra, Nandini kembali pada
Chandra dan berbicara dengannya bahwa semua rakyat Magadha
menyayanginya. Chandra lalu kembali pada penjual gelang dan
membelikannya untuk Nandini lalu memasangkan di tangannya seraya
mengatakan bahwa hubungan mereka terikat erat oleh hati masing2),
Nandini menjadi sedih teringat semua itu dan berbicara dalam hati bahwa
sekarang dirinya harus menemukan Chanakya untuk meminta bantuannya.
loading...
Diruangan ratu, Moora berbicara dengan Vishaka lalu hendak
menghias mehendi di tangan Vishaka, Helena pura2 menanyakan keberadaan
Nandini tapi Moora acuh dan Dadima yang menjawab bahwa Nandini tengah
tidak sehat. Moora lalu mengatakan lebih bagus Nandini tidak berada
disekitarnya,Vi
shaka pun memikirkan sesuatu.
Nandini mendatangi pedagang barang pecah belah dan mengucap kalimat
kode untuk bertemu Chanakya lalu penjual itu memperhatikan Nandini dari
ujung kepala hingga ujung kaki kemudian membawanya masuk kesebuah rumah.
Pelayan mendatangi Vishaka dikamarnya dan Vishaka memberikan surat agar
dikirimkannya pada Chandra. Lalu Vishaka bermain2 dengan ular pemberian
Amartya dan mengkonsumsi racunnya kemudian setelah itu menyimpannya
disebuah peti. Lantas Vishaka menuang racun dari mulutnya ke dalam gelas
berisi minuman beralkohol. Chandra kemudian datang dan bertanya mengapa
dia ingin melihatnya. Vishaka menarik Chandra dalam pelukannya dan
berkata ingin menunjukkan mehendinya yang terlihat gelap pertanda sang
suami sangat mencintainya, Chandra berkata bahwa dirinya sangat
mencintainya dan Chandra menyuruh Vishaka menyebut apa keinginannya.
Vishaka berkata ingin mengajaknya minum. Vishaka meminumnya terlebih
dulu untuk mengujinya dan saat gilirannya Chandra menolak dan mengatakan
bahwa aroma minumannya terasa lain, Vishaka berkata bahwa itu minuman
khusus lalu Chandra meletakkan gelas tadi dan mengisi gelas2 yang lain
dengan minuman juga dan berkata akan membagikannya pada yang lain.
Chandra memanggil pelayan dan menyuruhnya membagikan minuman tersebut.
Chandra lalu memeluk Vishaka yang terlihat kesal, Vishaka beralasan dan
beranjak pergi, Vishaka melihat pelayan tengah membagi minuman2 tadi
pada para mentri. Vishaka berpikir jika salah satu mentri meminum
minuman dari gelas beracunnya lalu meninggal maka Chandra pasti akan
mencurigainya. Vishaka pun mengambil alih nampan dari pelayan lain yang
berisi minuman yang berbeda, Vishaka meminta para mentri mengganti
minuman yang tadi dengan minuman yang dibawanya dengan alasan bahwa
minuman yang dibawanya adalah minuman khusus.
Chanakya membaca
surat Vishaka yang berhasil di temukan mata2nya dan bertanya2 mengapa
Vishaka inginkan racun, lalu pintu diketuk dan Chanakya menjadi cemas,
Chanakya menyuruh mata2nya sembunyi dan Chanakya membuka pintu. Chanakya
terkejut melihat Nandini lalu Nandini masuk, Chanakya menyuruh mata2nya
pergi. Nandini lalu berbicara pada Chanakya meminta bantuannya untuk
menyelamatkan Chandra. Chanakya menolak karena ingin rahasianya tetap
aman. Nandini punmemohon dan menceritakan mengenai Vishaka yang ternyata
seorang Vishkanya. Chanakya pun paham mengapa Vishaka meminta racun
pada Amartya. Chanakya pun berkata pada Nandini bahwa hanya Padmananda
yang bisa membantunya. Nandini menjawab bahwa itu tidak mungkin.
Chanakya kembali berkata bahwa dia bisa menipu Padmananda dan Chanakya
berkata akan membawanya pada Padmananda.
Chandra menemui Dadima,
Dadima lalu berbicara dengannya, “sudah banyak hari terlewati dan kita
tidak pernah mengobrol lagi..kau akan menikah dan aku bahkan tidak tau
kau bahagia atau tidak ”. Chandra menjawab bahwa dirinya bahagia karena
putranya juga akan mendapatkan seorang ibu. Dadima lalu menanyakan
tentang cintanya. Chandra menyahut, “ aku tau Nandini yang menyuruhmu
melakukan hal ini kan..Vishaka sudah menungguku jadi aku harus pergi ”,
Chandra lalu bergegas pergi.
loading...
Di barak, Amartya berbicara pada Padmananda bahwa malam ini Vishaka akan
menyelesaikan pekerjaannya dan secepatnya Magadha akan menjadi miliknya
lagi. Padmananda pun terlihat bahagia. Prajurit datang mengabarkan
kedatangan Nandini. Padmananda pun merasa senang dan menyuruh prajurit
memanggilnya. Nandini masuk dan langsung memeluk Padmananda dengan
bahagia. Padmananda melihat penampilan Nandini dan mengatakan akan
menghabisi Chandra karena sudah membuat putri kesayangannya layaknya
pelayan, Nandini emosi dan mengepalkan tinjunya tapi dia berpikir untuk
tidak bereaksi dengan perkataan ayahnya. Nandini lalu berbicara pada
Padmananda mengenai Gautami yang sudah memiliki bayi dan Nandini
berpura2 tidak mengetahui keberadaan Gautami sekarang, Nandini berkata
sangat merindukannya.
Padmananda membawa Nandini menemui Gautami dan
kemudian Nandini pura2 bahagia bertemu dengan Gautami. Padmananda lalu
berkata akan mengatur perayaan untuk pertemuan mereka dan Padmananda pun
meninggalkan mereka. Nandini mulai berbicara dengan Gautami mengenai
rencananya untuk membawa Vishaka asli keMagadha karena Chandra dalam
bahaya. Sinopsis
Padmananda memberi perintah pada prajurit2nya,
Amartya lalu berbicara dengan Padmananda mengenai kecurigaannya pada
Nandini yang berhasil menemukan barak nya dan bagaimana mungkin Nandini
berbaik melawan Chandra. Padmananda pun membentak Amartya yang meragukan
Nandini dan kemudian mengajaknya pergi untuk melihat Nandini untuk
menuntaskan kecurigaan Amartya.
Padmananda dan Amartya masuk ke
tenda Gautami dan mencari2 Nandini, Padmananda melihat robekan ditenda
lalu dengan emosi Padmananda bertanya pada Gautami mengenai keberadaan
Nandini. Gautami menjawab bahwa dia tidak akan bisa brtemu Nandini lagi
dan memohon pada Padmananda agar membiarkan Nandini pergi, Padmananda
memanggil prajurit2nya dan menyuruh mereka mencari Nandini dan Vishaka
tapi Padmananda berpesan agar tidak melukai Nandini.
Chandra berjalan di koridor sendirian sedangkan Vishaka tengah mematikan
semua diya dikamarnya seraya berkata bahwa hidup Chandra akan segera
menjadi gelap seperti keadaan malam ini. Nandini dan Vishaka asli
berlari di tengah hutan, mereka lalu terkejar oleh pasukan Padmananda,
Vishaka berbicara pada Nandini bahwa mereka tidak akan pernah bisa
sampai di Magadha. Nandini memintanya untuk tidak menyerah dan
mengajaknya untuk kembali lari tapi kemudian mereka terkepung. Seorang
prajurit berhasil melukai tangan Nandini dan prajurit yang lain
memperingatkann
ya bahwa jika
Nandini terluka maka Padmananda akan menghabisinya. Nandini melempar
pasir pada para prajurit lalu merebut pedang mereka dan dia bertarung
melawan semua prajurit ayahnya.
Vishaka asli memuji keberanian
Nandini dan berkata dirinya tidak akan pernah bisa melakukan keberanian
sepertinya, Nandini berkata bahwa jika seseorang yang dicintainya dalam
bahaya maka dia pasti akan melakukan segalanya untuknya lalu Nandini
kembali mengajaknya lari dengan menaiki kuda tapi saat akan menaiki kuda
Nandini terjatuh dan menderita luka di kepalanya, Vishaka pun
mencemaskannya dan mengatakan akan mencarikanbantuan
untuknya. Nandini menolak karenawaktu mereka terbatas dan bersikeras
mengajak Vishaka untuk menaiki kuda bersama. Vishaka membantu Nandini
dan mereka beranjak pergi.
loading...
Baca Juga Artikel keren lainnya: