RATU SINOPSIS TV
loading...
Chandra dan Parvatak ke kamar Chaya, Parvatak pura2 menangisi
keadaan Chaya dan berkata bahwa hanyalah dia satu2nya harapan agar
Malayketu bisa kembali ke jalan yang benar. Pelayan lalu datang dan
mengatakan bahwa dia ditunggu di aula, Chandra pun beranjak pergi.
Parvatak lalu tersenyum licik dan berbicara pada Chaya yang masih
memejamkan mata bahwa semakin lama dia terbaring sakit maka itu akan
sangat bagus untuknya. Pelayan mata2 Parvatak lalu memanggil Parvatak
dan mengatakan beum ada kabar terbaru. Parvatak menimpali agar dia tetap
mengawasi Chandra dan menunggu perintah Padmananda untuk menyerang
Chandra lalu Parvatak beranjak keluar dari kamar Chaya.
Nandini terbangun di malam hari lalu melihat Chandra dan mengikutinya.
Chandra masuk ke kamar Vishaka, Nandinipun mengintainya. Vishaka dan
Chandra pun saling berdekatan dan berpelukan, Vishaka melihat Nandini
yang tengah mengintai dan Vishaka kemudian menusukkan belatinya
berulang2 pada punggung Chandra, Nandini berteriak dan berlari menuju
Chandra. Nandini pun terbangun dan meneriakkan nama Chandra kemudian
menyadari bahwa tadi hanya mimpi buruknya, Nandini lalu berbicara
sendiri bahwa dirinya tidak bisa meninggalkan Chandra-Bindusa
ra sendirian dan Nandini bertekad akan bersama mereka layaknya bayangan mereka.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Nandini kekamar Chandra dan melihatnya akan pergi, Nandini pun
bertanya hendak pergi kemana dia selarut ini. Chandra balik bertanya
mempertanyakan statusnya yang berani menginterogasin
ya
dan bertanya apa yang dilakukannya di kamarnya. Nandini berpikir kalau
memberitau Chandra yang sebenarnya maka Chandra akan bereaksi buruk jadi
Nandini menjawab bahwa kedatangannya untuk Bindusara. Saat Chandra akan
beranjak pergi Bindusara menangis, Nandinipun mengangkatnya dan
memberikannya pada Chandra, Chandra lalu coba menenangkan Bindusara.
Nandinipun kemudian tertidur di dekat ayunan Bindusara, Bindusara
tertidur dan Chandra meletakkannya di ayunan, Chandra lalu memakai
mahkotanya dan berjalan keluar kamar.
Dikamarnya, Vishaka merasa
lemas dan berkeringat dingin karena belum mengkonsumsi racun ular,
Vishaka membuka peti ularnya dan terkejut tidak melihat ular2nya disana,
Vishaka mencari2nya dengan panik, dia membuka peti2nya yang lain tapi
tidak jua menemukan ularnya. VIshaka pun panik dan berpikir bahwa
dirinya harus ke hutan untuk menemukan ular untuk dikonsumsi.
Vishaka terkejut melihat kehadiran Chandra di kamarnya, Chandra terkejut
melihat keadaan kamar yang porak poranda, Vishaka pun bertanya apa yang
dilakukannya di kamarnya, Chandra melihat Vishaka yang menggigil dan
berkeringat dingin. Chandra pun mencemaskannya dan bertanya ada apa
dengannya, Vishaka mencoba beralasan sedang sakit kepala. Chandra lalu
berbicara padanya akan memanggil tabib tapi Vishaka melarangnya. Chandra
mengajaknya duduk diranjang lalu Chandra membaringkan Vishaka
dipangkuannya dan memijat2 kepalanya. Vishaka berpikir bagaimana dirinya
akan pergi ke hutan sekarang
Pagi menjelang, Nandini
terbangun dan terkejut tidak melihat Chandra dimanapun, Nandini bertanya
pada pelayan. Peayan menjawab kalau Chandra tengah bersama Vishaka di
kamarnya. Lalu Nandini bergegas lari keluar kamar dan Nandini pun
menabrak Chandra yang hendak masuk ke dalam kamar, Nandini senang
melihat Chandra tidak apa2 dan memeluknya. Chandra bertanya apa yang
dilakukannya dan Nandini melepas pelukannya. Chandra masuk ke dalam
kamar dan berbaring sembari berkata bahwa dirinya mendapatkan malam
terbaiknya hanya saja tidak bisa tidur semalaman, Nandini pun bertanya
mengapa dia tidak tidur. Chandra menjawab semalaman bersama Vishaka dan
sebab itulah dirinya tidak bisa tidur, Chandra lalu menyuruh Nandini
memijatnya karena punggungnya terasa sakit. Nandini pun terpaksa
melakukannya. Chandra lalu sengaja membuat Nandini cemburu dengan
bercerita mengenai Vishaka, Nandini menegurnya karena membagi ceritanya
pada pelayan seperti dirinya dan Nandini hendak beranjak pergi tapi
Chandra menghentikannya dan
bertanya apakah dia merasa cemburu pada Vishaka. Nandini pun
menyangkalnya dan berkata bahwa dia tidak boleh meninggalkan Bindusara
sendirian dengan cara seperti itu. Nandini lalu beranjak pergi sembari
mengomel.
Chanakya tengah memberitau rencananya pada
Padmananda dan Amartya, prajurit datang membawa pesan dari Magadha dan
Amartya membacanya yang ternyata dari Vishaka. Chanakya pun bertanya,
Amartya beralasan bahwa itu surat dari Parvatak. Chanakya menyuruhnya
membacakannya. Amartya pun membaca surat karangannya sendiri, “Yang
Mulia Padmananda..aku telah
tiba di Magadha dan memata2i Chandra sembari menunggu perintah darimu”.
Chanakya lalu melanjutkan mengenai rencananya tadi sambil menatap surat
ditangan Amartya dengan selidik.
Chanakya berbicara dengan mata2nya
bahwa Padmananda dan Parvatak sama2 raja jadi Parvatak tidak akan pernah
memanggil Padmananda “Yang Mulia ”. Chanakya merasa ada yang
mencurigakan dan menyuruh mata2nya untuk mendapatkan surat di tangan
Amartya tadi.
Vishaka masih kebingungan karena belum berhasil
mendapatkan racunnya. Sementara Bindusara yag diletakkan tak jauh dari
Vishaka berdiri mencoba merangkak mendekati perapian tanpa disadari
Vishaka, Nandinipun datang diwaktu yang tepat dan berhasil menyelamatkan
BIndusara dari api lalu membentak Vishaka.
loading...
Vishaka terkejut mendengar bentakan Nandini, Nandini lalu melabraknya
karena mengabaikan Bindusara. Vishaka meminta maaf dan memberi alasan
kalau dirinya sedang tidak sehat lalu Vishaka meminta Bindusara tapi
Nandini melihat tangan Vishaka yang gemetaran menyuruhnya menjaga
dirinya sendiri sementara Bindusara akan dijaganya.
Moora berjalan
masuk bersama Dadima dan membentak Nandini. Moora lalu menegur Nandini
karena membentak Vishaka dan Moora mengingatkan status Nandini yang
hanya seorang pelayan, Dadima hendak membela tapi Nandini mencegahnya
dan mengatakan bahwa Moora benar kalau dirinya tidak seharusnya
membentak Vishaka.
Chandra tengah melamun di balkon, dia
mendengar suara langkah kaki dan kemudian melihat seseorang yang
menutupi diri dengan selimut, Chandra bertanya informasi apa yang
didapatnya. Orang tersebut berbisik pada Chandra. Chandra memintanya
untuk tetap berhati2 dan orang tersebut beranjak pergi. Chandra pun
berkata bahwa sekarang dirinya akan sampai pada akhir dari alur ini.
Di aula, Moora bertanya pada Chandra mengapa mengumpulkan mereka semua.
Chandra berkata bahwa dirinya akan segera menikah dan ingin semuanya
untuk bersantai sejenak, Chandra menambahkan bahwa dirinya sudah
mengatur sebuah hiburan lalu Chandra memanggil seseorang. Seorang lelaki
muncul dan membawa bungkusan, dia menyapa Chandra lalu mulai memainkan
seruling ularnya dan membuat pertunjukan ular. Vishaka menjadi panik
sekaligus ingin mengkonsumsi racun ular tersebut. Vishaka berpikir bahwa
dirinya harus mendapatkan ular tersebut. Nandini melihat Vishaka yang
menggigil hebat dan berpikir untuk bertanya pada lelaki pembawa ular
tadi mengenai tato ular yang dilihatnya di kaki Vishaka. Vishaka berniat
akan mencuri ular itu selesai pertunjukan.
loading...
Atraksi ular selesai di lakukan, semuanya pun bertepuk tangan lalu
saling membubarkan diri, saat lelaki pembawa ular mengambil minuman,
Nandini menemuinya dan bertanya mengenai tanda pada Vishaka. Lelaki itu
menjawab bahwa ada sebuah tempat didekat Magadha dimana ada bayi yang
diubah menjadi gadis beracun (Vishkanya) dan tanda yang disebut Nandini
tadi hanya ada pada seorang Vishkanya dan mereka sangat berbahaya karena
mereka menarik target mereka dengan kecantikannya dan ketika mereka
tidak mendapatkan racun maka mereka akan sakit dan menggigil hebat.
Nandini pun teringat saat tadi Vishaka menggigil hebat. Nandini mengucap
gterima kasih dan beranjak pergi, lelaki tadi lalu hendak pergi tapi
ularnya sudah menghilang.
Nandini tengah mondar mandir di kamarnya,
pelayan datang membawakan buku tengtang Vishkanya yang dimintanya.
Nandini membacanya dan mengetahui bahwa ketika seorang bayi diberikan
racun oleh Vishkanya maka bayi itu bisa berubah menjadi Vishkanya dan
mereka menyerang dengan cara menggigit atau mencampur darahnya ke dalam
air. Nandini pun teringat semua kejadian yang terhubung dengan Vishaka
dan menyimpulkan bahwa Vishaka adalah Vishkanya, Nandini berniat
memberitau Chandra.
loading...
Baca Juga Artikel keren lainnya: