RATU SINOPSIS TV
loading...
Nandini tengah menjaga Bindusara dan melamun sembari meneteskan airmata.
Bindusara lalu menunjuk sesuatu dan Nandini melihat Bindusara menunjuk
lukisannya bersama Dhurdhara, Nandini pun teringat ucapan Dhurdhara agar
tidak meninggalkan Bindusara. Tapi Nandini meminta maaf karena harus
pergi. Bindusara memegangi mangalsutra Nandini. Nandini teringat Vishaka
yang tinggal diistana untuk menghabisi Chandra, dan Nandini pun
berjanji tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
Chandra
tengah berbicara dengan ketus pada Nandini bahwadia tidak bisa
melarangnya menikah lagi karena Helena tidak mempermasalahka
n
dan dia hanyalah seorang pelayan. Nandini membalas bahwa dirinya tidak
peduli dia menikahi 100 ratu sekalipun tapi Nandini meminta untuk tidak
menikah dengan Vishaka. Chandra berkata bahwa pernikahannya tinggal 2
hari lagi jadi Chandra menyarankan Nandini untuk segera pergi. Nandini
berjanji tidak akan pergi sebelum mengungkap yang sebenarnya tentang
Vishaka. Chandra pun menyahut bahwa dia hanya punya waktu 2 hari.
Baca : Daftar Lengkap Sinopsis Chandra Nandini
Di kamarnya Nandini begitu cemas, Helena muncul dan dengan sinis
menyuruh Nandini membuatkan haldi untuk Vishaka dan Chandra. Helena
kembali mengingatkan Nandini bahwa Chandra sangat membencinya dan dia
hanyalah pelayan bagi Chandra yang akan segera diusirnya. Nandini hanya
mengingatkan Helena bahwa Vishaka bukan pilihan yang baik untuk Chandra.
Helena menjawab bahwa dia berkata seperti itu hanya karena merasa
cemburu, Helena pun menyuruh Nandini untuk segera menyiapkan haldi.
BACA JUGA DAFTAR SINOPSIS CHANDRA NANDINI ANTV
Nandini tengah menumbuk ramuan untuk haldi, Chandra mendatanginya
dan memeluknya lalu berkata bahwa dirinya akan selalu mempercayainya.
Nandin meneteskan airmatanya dan Chandra menggenggam erat tetesan air
mata tersebut seraya mengatakan bahwa tidak akan ada lagi airmata dan
tidak akan mencurigainya lagi lalu Chandra kembali memeluknya. Nandini
terkejut ketika menyadari tidak ada Chandra dihadapannya dan semua itu
hanya khayalannya saja.
Chandra dan Vishaka berjalan sambil bergandengan tangan, Dadima memperhatikannya
dari kejauhan, Chandra lalu memanggil “pelayan” pada Nandini dan
bersikap mesra serta memuji Vishaka lalu berkata pada Nandini agar
berhati2 membuat haldi untuk ratu Vishaka. Chandra pun kemudian beranjak
pergi sambil memeluk Vishaka.
Nandini berlari ke kamar
Chaya dan menangis disana, Dadima mendatanginya dan menasihatinya dengan
berkata bahwa Chandra melakukan semua itu hanya karena kesalahpahaman.
Nandini berkata dirinya menangis karena dirinya tidak bisa
menyelamatkan Chandra dari Vishaka. Dadima menggantungkan harapan pada
Nandini dan berkata bahwa Dewa pasti akan membantunya. Kemudian Nandini
berkata akan pergi setelah melihat Chaya, Nandini pun menyuapi ramuan
obat pada Chaya (dah ganti aja nih pemeran Chaya) yang masih berbaring
koma. Dadima pun berkata bahwa hanya dialah satu2nya orang di istana ini
yang tidak pernah lupa untuk merawat Chaya.
loading...
Moora, Apama dan Helena mendatangi Vishaka yang tengah duduk diruang
ratu, Moora bertanya mengapa dia belum bersiap2. Vishaka menjawab kalau
dirinya belum menemukan seorangpun untuk menjadi pihaknya saat ritual
nanti. Moora berkata bahwa Apama dan Helena yang akan menjadi perwakilan
dari pihak mempelai wanita. Apama berkata bahwa Vishaka sudah seperti
putrinya juga lalu Apama mencampur susu ke dalam ramuan kunyit untuk
haldi. Vishaka pun memeluk Apama seraya berterimakasih dan meminta
berkatnya. Vishaka juga meminta berkat Moora dan sekaligus menambahkan
racun ularnya ke dalam haldi tadi dengan diam2. Apama lalu menyuruh
pelayan mencampur haldi tadi untuk ritual.
Saat ritual haldi Moora
memknta Bindusara meletakkan haldi di kuil, Chandra Nandini pun membawa
Bindusara mendekat kekuil tapi Bindusara menepuk mangkuk haldi ditangan
Nandini hingga membuat wajah Chandra Nandini belepotan haldi, Moora pun
memarahi Nandini dan menuduhnya sengaja melakukannya sementara Dadima
tersenyum bahagia karena yang terjadi sudah seharusnya (maksutnya haldi
itu sudah dipakai pertama oleh Chandra Nandini meski secara tak
sengaja). Pendeta lalu mengatakan sesuatu. Moora menyuruh Helena
mengambil alih BIndusara dari gendongan Nandini dan menyuruh Nandini
untuk tidak hadir lagi dalam acara haldi. Apama juga menyuruh Chandra
berganti pakaian.
Nandini ke ruang mandi dan melihat
pelayan tengah menangis sambil melihat tangannya yang terbakar, Nandini
pun bertanya dan pelayan itu menjelaskan kalau dirinya tadi hanya
mencampur haldi dan kemudian tangannya terbakar. Nandini berpikir bahwa
inilah rencana Vishaka tapi Nandini ingat Moora sudah memperingatkann
ya untuk tidak lagi masuk ke acara haldi, Nandini kemudian mengajak pelayan untuk diobati.
loading...
Apama bertukar haldi antara haldi Chandra dan Vishaka. Vishaka
memikirkan bahwa waktu untuk kematian Chandra sudah mulai dihitung.
Apama lalu mengoles haldi pada Vishaka. Sementara Nandini berlari dengan
kencang menuju tempat acara sembari memegang ramuan obat, Chandra
sendiri sudah mulai dioles haldi sedikit demi sedikit. Nandini hendak
masuk ke acara haldi tapi pelayan melarangnya, Nandini mencoba memaksa
masuk tapi Moora yang mendengar suaranya lalu menghampiri dan
menghardiknya agar segera pergi. Nandini mencoba menjelaskan pada Moora
bahwa semua ini berhubungan dengan nyawa Chandra.
Nandini lalu
menerjang masuk ke dalam dan langsung membuang haldi Chandra lalu
mengguyurnya dengan susu yang sudah dicampur dengan ramuannya. Nandini
kemudian membersihkan seluruh tubuh Chandra dari haldi dengan kain.
Chandra membentaknya, Moora mengatakan pada Chandra bahwa Nandini lagi2
mencoba untuk mengganggu. Dadima menghentikan Nandini dan bertanya
mengapa dia melakukan semua ini. Nandini menjelaskan bahwa haldi itu
sudah dicampur dengan racun. Chandra membentaknya dan Nandini
menjelaskan apa yang terjadi dengan pelayan mereka.
Chandra
kembali membentak dan menyuruh tabib menguji haldinya. Pendeta
mengujinya dan mengatakan bahwa haldi tersebut memang tercampur racun,
semua terkejut mendengarnya. Vishaka pun memutarbalikan fakta dan
mengatakan bahwa Nandini yang membuat haldinya. Apama juga berkata
ketika haldi disiapkan Moora pun melihatnya. Chandra lalu melihat
seorang prajurit melarikan diri dan Chandra berhasil membekuknya.
Chandra lalu mengatakan pada Nandini bahwa prajurit itu di kirim oleh
Padmananda untuk melenyapkannya jadi Chandra mengambil kesimpulan
prajurit tadi lah yang menambahkan racun didalam haldinya, Chandra pun
menyuruh prajuritnya membawa mata2 tadi.
Nandini di kamarnya
dan teringat tragedi haldi tadi. Chandra masuk saat Nandini belum
memakai selendangnya, Chandra pun langsung membalikkan badan, Nandini
menegurnya karena tidak mengetuk pintu terlebih dulu. Mereka pun
berdebat dan Chandra terpeleset lalu jatuh ke ranjang menimpa Nandini.
Keduanya pun saling bertatapan, Nandinimenyuruh
Chandra agar bangun terlebih dulu. Chandra bangun dan kemudian
memberikan selendang Nandini, Chandra lalu berterimakasih pada Nandini
atas tindakannya tadi saat ritual haldi. Nandini berkata kalau dirinya
hanya ingin menyelamatkan Raja Magadha dan ayah Bindusara, Nandini pun
memberitau Chandra bahwa dugaannya mata2 tadi bukanlah pelakunya.
Chandra bertanya darimana dia yakin kalau mata2 tadi bukan pelakunya
sementara mata2 tadi sudah mengakui perbuatannya. Chandra lalu
menambahkan sebagai hadiahnya dia bisa meminta apapun yang diinginkannya
kemudian Chandra beranjak pergi. Nandini pun bergumam, “Vishaka..aku
tau bahwa kaulah pelakunya ”.
loading...
Baca Juga Artikel keren lainnya: