RATU SINOPSIS TV
Chanchal berjalan dengan Rajiv di jalanan dan mengingatkannya akan bayi dalam kandungannya, Chanchal menceritakan rencananya pada Rajiv bahwa dia harus melihat mobil yang melaju lalu berdiri didepannya. Rajiv menolak keinginan Chanchal karena itu berbahaya tapi Chanchal terus memaksanya dan menjelaskan bahwa sekali mereka mendapatkan uang maka mereka bisa duduk diam di rumah selama 6 bulan, Chanchal juga mengataan kalau dia hanya akan menderita patah tulang ringan.
Zeenu bertanya pada Asha yang terlihat stres, Asha yang gugup mengatakan bahwa dirinya ingin bekerja agar mendapatkan uang. Zeenu memintanya tenang dan pergi mengambil kan air. Asha meminum air pemberian Zeenu lalu berbicara pada Zeenu bahwa Naina sendirian disana dan Rajiv pasti tidak akan membantunya. Zeenu yang masih bingung meminta Asha menceritakan apa permasalahannya.
loading...
Rajiv melihat mobil yang melaju kencang
dan merasa takut untuk berdiri didepannya lalu bertanya pada Chanchal apakah
tdak adakah cara lain untuk mendapatkan uang sebab kalau dirinya meninggal dia
juga tidak akan dapat uang tapi Chanchal menyemangatinya. Rajiv kembali ke tepi
jalan dan kembali lari sembunyi di belakang Chanchal saat melihat mobil melaju
kencang, Chanchal pun menggerutu bahwa Rajiv tidak akan bisa melakukan semua
ini.
Naina mengatakan pada Raghav agar
memeriksakan diri ke dokter, Raghav berkata bahwa keluarganya akan membawakan
RS ke rumah karena neneknya dan semua anggota keluarganya memiliki banyak cinta.
Naina mengatakan bahwa dia sangat beruntung. Naina lalu berkata akan pergi dan
meminta Raghav untuk jaga diri. Raghav menyahut bahwa mereka sama2 orang asing
tapi bahkan jalan mereka serupa. Naina mengomentari bahwa itu karena mereka
sama2 orang India. Raghav kembali membalas kalau takdir yang membawa mereka
bersama dan itu bisa menjadi sebuah persahabatan.
loading...
Veer dan Ira dalam perjalanan dan
keduanya tengah mabuk, Veer menyuruh Ira mengemudi tapi Ira menolak karena
mabuk berat, Veer pun mengemudi dengan mata sedikit terpejam. Sementara
Chanchal masih berdiri ditepi jalan mengomel pada Rajiv, tiba2 mobil Veer pun
menabrak Chanchal dan Chanchal pun terjatuh.
Rajiv terkejut dan berlari
menghampiri Chanchal serta meminta bantuan pada kendaraan yang melintas. Veer
juga seketika terbelalak menyadari dirinya sudah menabrak seseorang. Orang2
yang melintas pun berhenti menolong Chanchal. Rajiv pun melabrak Veer. Chanchal
membuka sebelah matanya dan berbicara dalam hati bahwa Rajiv mengucapkan dialog
yang bagus dan sebentar lagi dirinya akan di bawa ke RS dan akan mendapatkan
uang. Rajiv masih menegur Veer dan berkata tidak akan melepaskannya jika
sesuatu terjadi pada bayinya, Chanchal pun berpikir Rajiv sudah terlalu
overacting. Rajiv menelpon polisi tapi Chanchal menghentikannya dengan cara memanggilnya
lalu memintanya membawa ke RS karena bayinya tidak bergerak. Rajiv kembali meradang
pada Veer dan Veer menawarkan bantuannya, Rajiv pun berkata bahwa dia harus
membawanya ke RS. Orang2 kemudian membawa Chanchal masuk ke mobil Veer.
Di RS Chanchal terus mengeluh
ketakutan akan nasib bayinya, Rajiv mengatakan bahwa kata dokter dia baik2 saja
tapi Chanchal berkata bahwa bayinya tidak bergerak. Dokter berkata bahwa
bayinya baik2 saja, Rajiv pun bersyukur dan Chanchal berpikir bahwa mereka tdak
akan mendapatkan uang dan harus melakukan sesuatu lalu kembali berakting
mengatakan, “aku seorang ibu..jika sebuah
mobil menabrak orang hamil tidak akan terjadi apa2”. Dokter terkejut
mendengar Chanchal ditabrak oleh mobil dan mengatakan bahwa itu masalah
kepolisian lalu menyarankan agar mereka melaporkan pada polisi. Rajiv pun
mengiyakan.
Balraj menerima telpon dari Veer dan
terkejut lalu menanyakan kapan kejadiannya serta memintanya diam sampai dirinya
datan kesana . Setelah menutup telepon Balraj menyuruh Pam untuk bergegas
karena Veer dan Iramenabrak seorang wanita, Pam bertanya apakah Ira baik2 saja,
Balraj mengiyakan. Pam pun berkata bahwa mereka akan pergi tapi memberitau
polisi terlebih dulu. Balraj pun menegurnya karena Ira juga terlibat dalam
kecelakaan tersebut. Pam menjelaskan, “kita
akan melapor pada polisi terlebih dulu.kemudian kau akan menyelamatkan kehormatan
keluarga..kau selau bisa menyelesakan banyak kasus bisnis di pengadilan
kan..kau juga akan melakukan hal yang sama dalam kasus ini”. Balraj pun
menyahut, “jadiiii kita bisa membuat
orangtua Veer menari di jemari kita”, Pam menambahkan bahwa mereka juga
tetap bisa mengatur pernikahan Sanjana dan Veer. Pam meminta ponselnya kemudian
menelpon polisi dan Pam melaporkan kecelakaan tersebut.
Sudha tengah berbicara dengan
Indu tentag Sanjana dan Raghav. Pam kemudian muncul dan berbicara dengan mereka
bahwa mereka membutuhkan amal di rumah.. Sudha menyindirnya, Pam lau mengatakan
bahwa Balraj sedang melakukan suatu kebaikan pada Veer. Sudha bertanya apa yang
terjadi dengan Veer, Pam menjawab, “tidak
apa2..sesuatu terjadi karena Veer..dia mabuk dan menabrak wanita yang sedang
hamil 6 bulan”, Sudha dan Indu pun
terkejut. Pam kembali melanjutkan ceritanya bahwa Balraj kini pergi untuk
menyelamatkan Veer dan tidak tau berapa banyak uang yang akan keluar untuk
menyelesaikan kasus ini. Sudha pun bergegas pergi, Pam menenangkan Indu dan berkata
bahwa dirinya dan Balraj akan menyelamatkan Veer bagaimanapun caranya lalu Pam
juga beranjak pergi, Indu pun mengeluh, “apa
yang kau lakukan Veer..”.
Sinopsis Pardes Episode 3 Part 2 Tayang Rabu 24 Januari 2018
Chanchal bertanya2 mengapa polisi
datang kemari. Rajiv berbicara pada polisi yang mendatangi RS dan melaporkan
Veer, Chanchal memanggil Rajiv. Veer berbicara pada polisi bahwa telah terjadi beberapa
hal yang membingungkan, polisi bertanya pada Veer apakah dia tengah mabuk, Veer
pun membantah dan polisi berkata akan melakukan test padanya karena dia tidak
punya pilihan, lalu polisi pun membawanya.
Rajiv bertanya pada Chanchal mengapa menghentikannya tadi. Chanchal menjawab bahwa tadi
menghentikannya dan memberi tanda untuk keuntungan mereka.
loading...
Raghav berdiri di pintu dan masuk ke dalam melihat Indu tengah termenung sedih. Raghav berkata dalam hati bahwa kalau nenek sedang duduk dengan memegang tongkat kakek berarti telah terjadi hal buruk di rumah kemudian Raghav bergegas bertanya pada pelayan, pelayan menjelaskan kalau semua orang pergi ke RS untuk urusan darurat. Raghav pun menelpon Veer dan bertanya, Veer memintanya menunggu lalu meletakkan ponselnya dan berbicara pada polisi kalau dirinya tidak mau melakukan test tapi polisi memaksanya lalu Veer kembali berbicara pada Raghav mengenai kejadian kecelakaan yang menimpanya. Raghav memintanya untuk idak mengatakan apapun. Raghav pun berpikir bahwa keluarganya tengah dalam masalah dan Raghav merasa harus melakukan sesuatu
