RATU SINOPSIS TV
Sinopsis Pardes Episode 1 Part 3 Tayang Senin 22 Januari 2018
Naina merasa kedinginan dan celingukan mencari kakaknya, Naina lantas memakai jaketnya dan tersenyum bahagia saat melihat salju mulai turun. Naina menatap cincin pertunangannya dan kembali tersenyum bahagia karena merasa akan mendapatkan kebahagiaan hidup disini dan juga cinta.
Parameshwari (Pam) tengah berbicara ditelepon, setelah itu dia memanggil Raghav dan berbicara mengenai donasi untuk organisasi amal. Pam lalu mengingatkan Indu akan dietnya, Raghav bergegas mengambil setengah roti hidagan penutup yang tengah dimakan Indu. Balraj juga mengingatkan untuk cek diet. Indu pun mengatakan sesuatu. Sudha (ibu Veer) menyindir Pam yang membicarakan donasi dengan lantang sementara Balraj dan kakaknya Madan (ayah Veer) berdebat mengenai biaya produksi yang terlampau tinggi.
Balraj lalu segaja menanyakan keberadaan Veer dihadapan Indu, Raghav hendak mengatakan kemana Veer pergi tapi Sudha mendahuuinya dan berkata kalau Veer tengah pergi ke sebuah event dan membawa serta Ira (sepupu Veer) meski Ira tidak diundang. Pam lalu berbicara pada Raghav mengatakan bahwa ada 14 pelayan dirumah tapi dirinya tidak mendapakan es krim kesukaannya. Raghav meminta maaf dan berkata akan membelinya dalam waktu setengah jam.
Raghav keluar membeli es krim dan merasa kedinginan akibat salju yang mulai turun sementara Naina juga masih bermain2 dengan salju di halaman bandara. Setelah itu Naina mencoba menelpon Rajiv tapi tidak dijawabdan naina berpikir Rajiv sedang mendapat giiran kerja malam. Lalu Naina menelpon Amit dan tdak terhubung juga. Naina berkata bahkan Amit tidak membalas emailnya, Naina berpikir Amit tengah kesal padanya dan Naina berniat memberikan kejutan untuknya. Naina kemudian duduk menunggu kakaknya dan tertidur.
loading...
Naina terbangun dan merasa tidak ada seorangpun yang datang menjemput,
Naina pun bergegas pergi untuk mencari taksi dan memintanya mengantarkan
sambil memberikan alamat, Naina lalu menelpon Rajiv lagi dan tetap
tidak terhubung, Naina pun meninggalkan pesan suara. Nana memutuskan
akan ke rumah Amit dan meminta sopir membawanya ke alamat rumah Amit,
Naina lalu mencoba menelponnya lagi tapi Amit tetap tidak menjawab
telponnya, Naina berpikir mungkin karena cuaca.
Sinopsis Pardes Episode 1 Perdana Part 3
Naina
lalu menuju rumah Amit dan saat memencet bel, Amit sendiri yang
membukakan pintu, dengan wajah terkejut Amit menatap Naina, Naina
mengatakan bahwa sekarang tidak akan ada pintu yang ditutup tapi Amit
malah menutup pintu. Naina memanggilnya lalu Amit keluar dan bertaya
pada Naina bagaimana bisa dia datang dengan cara seperti ini. Naina
menjawab bahwa dirinya hanya ingin memenuhi janjinya. Lalu Amit membawa
koper Naina dan menarik Naina menyuruhnya pergi dengan alasan bahwa
dirinya tinggal dirumah sewa dan jika mereka melihat dirinya membawa
gadis maka dirinya akan diusir, Amit menyarankan agar Naina tinggal
dirumah Rajiv, Amit berjanji akan menghubunginya lagi nanti lalu Amit
kembal hendak masuk ke rumahnya. Tapi kemudian Amit memanggilnya lagi
dan dengan riang Naina menghampirnya tapi Amit hanya bertanya apakah dia
memiiki uang atau tidak. Naina dengan sedih menolak bantuan Amit dan
mengatakan kalau dirinya masih memiliki simpanan uang, Amit kembali
masuk dan menutup pintu. Sinopsis Pardes
Episode 1 Perdana Part 3
Naina
dengan sedih beranjak pergi. Naina terus berjalan tak tentu arah lalu
seorang lelaki datang menghampirinya dengan membawa botol minuman.
Naina ketakutan dan berlari meminta tolong sambil membawa kopernya tapi
meningalkan tas nya , Naina terus berlari lalu menabrak Raghav yang
tengah membawa es krim dan wdah2 es krim itu berjatuhan, Naina memeluk
Raghav dan meminta bantuannya dari pemabuk yang membawa tas nya. Raghav
mennegar Naina berbicara dan bertanya apakah dia orang India, Naina
mengiyakan lalu Raghav melihat lelaki yang dimaksud dan Raghav berbicara
pada Naina kalau dirinya juga orang India dan akan membantunya lalu
Raghav bergerak mendatangi lelaki tadi dan menyuruhnya mengembalikan tas
Naina tapi lelaki tadi menolak. Raghav menggerutu karena lelaki
dihadpannya sangat tinggi dan terlihat kuat tapi Raghav menantangnya
untuk berkelahi . Lelaki tad menerima tantangan Raghav dan melempar tas
Naina pada Naina, Raghav pun bertanya bukankah dia pencuri, lelaki itu
malah menuduh Raghav lah yang pencuri. Raghav membantah dan berkata
sedang membantu gadis tadi, lelaki itu pun mengatakan hal yang sama.
Raghav pun paham sudah terjadi kesalahpahaman diantara mereka.
Lelaki
tadi menghampiri Naina dan mendoakan Naina mendapatkan kehidupan yang
baik lalu beranjak pergi. Raghav menghampiri Naina mengatakan agar dia
tidak terlibat masalah apapun dan Raghav berpesan agar dia menjaga baik2
barang2nya lalu Raghav beranjak pergi setelah memunguti es krimnya yang
terjatuh. Naina menangis dan Raghav mendengarnya, Raghav kembali lalu
membawa Naina ke tepian dan memberikan sapu tangan sambil memintanya
berhenti menangis. Lalu sambiil menangis Naina berkata bahwa seharusnya
dirnya tidak datang ke Austria. Raghav pun bertanya tujuannya. Naina
memberikan alamat Rajiv dan Raghav berkata bahwa tempat tersebut dekat
da hanya 10 menit dtemuh dengan berjalan kaki, Raghav berkata akan
mengantarnya dengan berjalan kaki karena semua orang disini suka
berjalan kaki. Naina mengembalikan saputangan Raghav dan berkata akan
mengambil tas nya tapi Raghav berkata akan membawanya. Mereka berdua
lalu berjalan menyusuri jalanan. Naina pun berpikir bahwa orang asing
sudah menunjukkan jalannya di negri asing.
Raghav dan
Naina tiba disebuah resto dan Raghav memesan es krim lagi, Raghav
melihat uang didompetnya dan berpikir bahwa sekarang dirinya harus
mengatur pengeluaran bulanannya di 60 euro saja. Lalu Raghav kembali
pada Naina dan melihatnya melamun, Raghav pun berpikir berharap dia
(Naina) akan tersenyum dengan es krimnya. Raghav membawakan 2 gelas es
krim ke hadapan Naina dan berkata bahwa dia harus mencoba es krim
tersebut karena itu akan membuatnya bahagia. Naina pun meminta maaf
sudah merepotkannya dan Naina berkata pernah mengenal suaranya, Raghav
menjawab bahwa semua wanita mengatakan hal yang sama tiap bertemu
dengannya, Naina menyahut bahwa pernah mendengar suaranya sebelumnya.
Raghav
dan Naina melanjutkan perjalanan sambil berjalan dan mereka mengobrol
tentang dinginnya cuaca. Raghav lalu bertanya tentang maksud kedatangan
Naina ke Austria. Naina berkata dirinya datang untuk tinggal bersama
kakaknya. Raghav pun menanyakan kenapa kakak Naina tidak datang
menjemput lalu Raghav bercerita tentang dirinya yang membeli es krim
untuk bibinya. Naina pun berkata bahwa da (Raghav) sangat menyayangi
keuarganya. Raghav menjawab bahwa yang utama adalah keluarga dan setelah
itu cinta. Naina pun berpikir bahwa lelaki ini (Raghav) adalah malaikat
barunya yang sudah mmbantunya sedari tadi dan kemudian Naina memikirkan
Raghav Mehra yang sudah membantunya sebelumnya dengan mengirimkan uang
untuk perawatan ibunya. Nana berharap yang terbaik untuk malaikat
barunya ini (Raghav) dan semoga dia mendapatkan cintanya di negri asing.
(jadi ini ceritanya sedari tadi barengan sama2 ga kenalan nama yaaa)
Raghav
mengantar Naina ke rumah Rajiv. Raghav memnta Naina menjaga barang2nya
dengan baik, Naina pun berkata bahwa didalam tasnya ada hal yang lebih
berharga daripada sekedar uang. Naina mengeluarkan patung Dewa Ganpati
dari dalam tasnya, Raghav mengambilnya dan meletakkannya lalu memberi
salam pada sang Dewa. Raghav lalu berkata bahwa dirinya bisa bertemu
Dewa Ganpati lagi berkat dia (Naina). Raghav bertanya mengapa dia
membawanya, Naina menyahut membawanya untuk seseorang. Lalu Raghav
berpamitan dan pergi, Naina memanggilnya karena lupa menanyakan namanya
tapi Raghav sudah berlalu.
Nana mendatangi rumah kakanya, Rajiv
terkejut melihatnya dan bertanya bagaimana dia bisa datang. Naina pun
berkata sudah mencoba menelponnya berulang2 dan mengirimkan pesan
suara. Rajiv berkata sedang bekerja dan ponselnya dimatikan. Naina lalu
menanyakan keberadaan istri Rajiv. Rajiv menjawab istrinya sedang
keluar. Chanchal istri Rajiv kemudian datang dan berbicara pada Rajiv,
Naina lalu memanggil kakak iparnya. Chanchal pun memeluk Naina dan
berbicara dengannya, “bagus kau datang..lihat ini..bayiku akan segera
lahir..Rajiv pergi ke kantor setiap hari dan aku sendirian..aku bosan
hanya makan roti dan mentega..aku ingin makanan yang pedas”. Naina
berkata akan memasak sesuai keinginannya, Chanchal pura2 menola karena
dia tamu dirumahnya tapi Naina bersikeras akan memasak demi calon bayi
kakaknya lalu Naina bergerak ke kamar meletakkan barang2nya.
Rajiv
meminta maaf mengenai kedatangan Naina dan berbicara dengan Chanchal.
Chanchal berkata bahwa gaji pelayan disini mahal tapi mereka memiiki
Naina dan tidak usah membayarnya. Mereka berdua pun tersenyum senang.
Pagi
harinya, Chanchal melhat Naina masih tidur (Naina tidur di ruang tamu).
Chanchal diam2 memutar alarm dan meletakkannya disebelah telinga Naina,
alarm berbunyi dan Chanchal pura2 bersikap manis dan menyuruh Naina
untuk tidur lagi tapi Chanchal juga mengeluh bahwa dirinya harus
melakukan semua pekerjaan rumah sendiri dalam keadaan hamil lalu dengan
sengaja Chanchal mengeluhkan perutnya. Naina pun mengatakan agar dia
beristirahat dan dirinya yang akan mengerjakan semuanya. Naina
mendudukkan Chanchal di sofa dan Naina mulai berberes, Chanchal pun
tersenyum simpul dan memuj Naina sebagai adik ipar yang baik.
Episode
1 Perdana Part 3 Di kediaman Mehra, anggota keluarga berkumpul di meja
makan untuk sarapan. Raghav membawakan bunga segar untuk Dadima dan
Dadima meletakkan bunga itu didepan foto suaminya lalu mereka berdua
berdoa didepan foto suami Indu. Sinopsis
Raghav dan Indu ke meja
makan lalu Indu bertanya mengapa wajah Veer terlihat lelah tapi Dadima
juga berkata bahwa mungkin Veer lelah karena mempelajari proyek barunya
dengan mendetail (padahal si Veer capek kebanyakan ngelayap malam). Veer
lalu melakukan presentasi sambil sarapan, Indu mengajukan pertanyaan
dan Veer cemas karena tidak bisa menjawabnya, Raghav membantunya dengan
kode berbicara pada Pam, Veer pun membuka filenya dan menemukan
jawabanya. Veer lalu melanjutkan presentasinya. Indu berkata menyuai
presentasinya dan menjelaskan kembal proyek Veer.
Balraj dan Pam
masuk ke kamar dan Balraj mengomel karena Veer berhasil dengan
presentasinya padahal dirinya sudah dengan sengaja membuat Veer berpesta
setiap malam agar pekerjaan Veer kacau balau. Pam pun memberitahukan
bahwa semua itu tak lepas dari bantuan Raghav yang mengetahui segalanya.
Pam pun berkata akan memberi pelajaran pada Raghav.
Raghav
tengah bersama Veer dan menyiapkan segala keperluan Veer, Veer berkata
pada Raghav bahwa dia diciptakan untuk bekerja dan dirinya tercipta
untuk bersantai. Raghav lalu berkata pada Veer bahwa dia adalah calon
pewaris dan Dadima sangat menyayanginya , Raghav menambahkan bahwa
ketika dia Veer) bisa mengatur kantor maka Dadima pasti akan bahagia
begitu juga dengan dirinya. Veer pun menjawab, “jadilah kau santaklaus
yang membagi2kan kebahagiaan..kau selalu memikirkan orang lain sedangkan
aku memikirkan diriku sendiri.. rumah ini membutuhkan seseorang yang
memikirkan orang lain dan seseorang untuk diri sendiri maka rumah ini
akan berjalan lancar dan aku berpikir kau salah satunya
”.
Naina
sibuk dengan semua pekerjaan rumah tangga, Chanchal memintanya memasak
ayam mentega dan Naina melakukannya lalu Chanchal asik menikmati
makanannya.
Naina menelpon Amit dan berbicara dengannya agar
datang untuk makan siang tapi Amit berkata tengah sibuk bekerja, Naina
pun meminta 10 menit waktu untuknya. Amit pun menyuruhnya menemuinya di
kedai kopi. Setelah menutup telepon Asha menelpon Naina. Naina pun
mengobrol sambil memeriksa cuciannya dan terkejut melihat salah satu
kemeja putih Rajiv berwarna merah karena kelunturan kaos kaki. Naina
berkata pada ibunya bahwa dirinya akan menelpon lagi nanti.
Pam
berbicara dengan Sudha bahwa Sanjana akan datang dan Sudha menanggapi
dengan sinis, Raghav melintas dan Pam memanggilnya layaknya pelayan dan
menyuruh Raghav menjemput Sanjana dan membawanya pada Veer, Pam juga
menyuruh Raghav memastikan agar Sanjana selalu berjalan2 bersama Veer.
Pam beranjak pergi dan Sudha berkata pada Raghav kalau Veer adalah
putranya dan dirinyalah yang akan memutuskan dengan siapa Veer akan
bertemu, Sudha menyuruh Raghav menjauhkan Sanjana dari Veer. Raghav
mengiyakan dan merasa terjebak diantara dua tugas bibi2nya tersebut.
Rajiv
memarahi Naina karena kemejanya, Naina berata kalau dirinya tidak tau
bagaimana kaos kaki itu masuk ke mesin cuci. Rajiv pun membanting kemeja
tadi. Chanchal muncul dan bertanya. Rajiv memberikan kemejanya agar
Chanchal melihatnya. Chanchal menghampiri Nana, Naina meminta maaf dan
Chanchal tidak mempermasalahkan karena semua orang pernah melakukan
kesalahan.
loading...
Raghav duduk di kedai kopi sendiri dan melatih diri
untuk berbicara pada Sanjana, pelayan menghampiri dan menanyakan
pesanannya. Raghav menjawab masih menunggu teman lalu Raghav menelpon
Veer dan Veer menyuruh Raghav membuat alasan agar dirinya tidak bertemu
dengan Sanjana, Raghav pun mengasihani Sanjana yang akan sendirian. Veer
pun paham bahwa Raghav menyukai Sanjana, dan Veer menyuruh Raghav
membawa Sanjana jalan2 lau Veer menutup teleponnya. Raghav kembali duduk
dan berpikir apa yang harus dilakukannya.
Sinopsis Pardes Episode 1 Perdana Part 3 Tayang Senin 22 Januari 2018
Sanjana
datang ke kedai kopi dan mencari2 Veer tapi dia malah melihat Raghav.
Sanjana menggerutu lalu diam2 beranjak pergi sedangkan Raghav masih
duduk menunggu. Sinopsis Pardes Episode 1 Perdana Part 3
loading...
Naina
datang ke kedai kopi untuk menemui Amit dan bertanya pada pelayan meja
yang kosong, pelayan menjelaskan bahwa semua meja penuh tapi kalau Naina
mau bisa berbagi meja denga orang lain, Naina bersedia dan pelayan
menghampiri Raghav agar mau berbagi meja, Raghav setuju dan pelayan itu
memanggil Naina untuk berbagi meja dengan Raghav. Naina duduk dan mereka
berdua sama2 terkejut melihat kehadiran masing2. Mereka lalu mengobrol
mengenai maksud kedatangan masing2 di kedai kopi tersebut. Tapi Raghav
berkata, “lihatlah takdir mempertemukan kita lagi..tapi santai saja
karena tidak akan ada seorangpun yang bisa merubah masa depan”, Naina
menyahut, “tapi aku merasa kau akan merubah takdir tujuanku”, Raghav
menimpali, “lihat saja nanti”. Pelayan datang mencatat pesanan, setelah
itu Raghav menanyakan nama Naina, Naina meihat Amit dan menyebut nama
Amit. Ragahv terkejut mengira nama Naina adalah Amit. Naina bergegas
menghampri Amit dan berdiri dihadapannya, Amit membalikkan badan dan
berkata “jangan lakukan ini sayang..aku mencintaimu”. Lalu Amit berjalan
menghampiri dan Naina mengira Amit mendatanginya tapi teryata Amit
medatangi gadis yang berdiri di belakang Naina. Naina pun tertegun.