RATU SINOPSIS TV
Sinopsis Komplit Chandra Nandini Episode 20 Part 2 Tayang Senin 22 Januari 201
Chandra berjalan ke tengah dan teringat ucapan Nandini yang tidak ingin menjadi ratu utama, Chandra pun memilih Helena. Dadima terkejut. Chandra lalu mengatakan bahwa besok akan diumumkan Helena sebagai ratu utama Magadha. Nandini pun terlihat sedih menatapnya.
Apama memarahi Roopa di kamar dan berkata bahwa dia bisa saja dilempar keluar, Sunanda berkata bahwa semua kesalahannya dan meminta Apama tidak memarahi Roopa. Roopa pun menghardik Apama dan menyuruhnya menurunkan nada suaranya karena dirinya tidak seperti Nandini. Roopa mengingatjan bahwa dirinya adalah ratu utama. Apama pun mentertawakannya, Roopa menganggapnya gila, Apama pun mengatakan sesuatu. Lalu terdengar suara Helena, Helena masuk dan terkejut melihat Roopa yang disangkanya Nandini. Helena berjalan menghampiri Roopa dan menatapnya lalu mempertanyakan keberadaannya di kamar ibunya. Helena lantas kembali mencacinya karena kekalahannya tidak bisa menang menjadi ratu utama. Sunanda melihat Roopa menahan diri dan menggenggam erat vas bunga lalu Sunanda memperingatkan Apama tentang temperamen Roopa dan menyuruhnya membawa Helena pergi. Disaat Roopa hendak memukulkan vas bunga pada Helena, Apama memanggil Helena dan berkata bahwa mereka harus bersiap lalu membawanya menjauh dari Roopa, Roopa emosi dan Sunanda menenangkannya.
loading...
Nandini berjalan di koridor dan teringat saat Chandra memilih Helena,
Chandra kemudian mendatangi Nandini, mereka bertatapan. Nandini
menyindir Chandra sambil bertepuk tangan, “lihatlah raja Magadha
ini..raja keadilan.. yang mana lebih memikirkan dirinya sendiri daripada
rakyatnya..dimana kakimu biar ku sentuh” lalu Nandini hendak meminta
berkatnya, Chandra mundur dan bertanya apa yang dilakukannya. Nandini
kmbali berkata, “Chandra Raja Magadha memilih istri tercintanya dan
bukan memilih orang yang pantas menerimanya”. Chandra membalas nandini
dengan berkata bahwa dia sudah memberikan kesempatan pada Helena ketka
dia sendiri memiliki kemampuan. Nandini pun membalas bahwa dirinya ingin
menang karena Dadima yang menginginkannya, Nandini menambahkan, “apa
kau pikir kau telah mengambil keputusan yang tepat..akankah orang2
Yunani memahami orang2 kita.. Helena tidak akan pernah memahaminya tapi
aku bahagia untuknya dan sekarang aku berdoa semoga dia bisa menjadi
ratunya rakyat Magadha” lalu Nandini beranjak pergi.
Di pasar,
dua orang lelaki suruhan Padmananda tengah berkompromi lalu mulai
membagikan secarik kertas pada semua rakyat disana. Orang2 membacanya
yang isinya bahwa Chandra sudah menerima Yunani dan Chanakya sudah
meninggalkan Chandra, orang2 pun tidak percaya dan berkomentar bahwa
raja mereka adalah raja yang baik. Orang2 Padmananda memprovokasi rakyat
dan berkata bahwa mereka akan melihat buktinya besok ketika Helena akan
diumumkan sebagai ratu utama. Rakyat pun terlihat marah. Prajurit
Magadha datang dan membaca pesan tadi. Orang2 Padmananda lari dan para
prajurit mengejarnya, mereka berdua berhasil ditangkap tapi mereka
berdua memilih bunuh diri dengan meminum racun dan sebelum benar2 tewas
mereka berkata bahwa Padmananda lah raja sejati.
Chanakya ke
hutan dan bersiul, tiba2 matan2ya yang menyamar memakai dedaunan muncul
dan memberikan pesan yang dibagikan orang2 Padmananda. Mata2 itu
mengatakan bahwa rakyat sangat marah da besok memang Helena akan
diumumkan sebagai ratu utama, Chanakya terkejut lalu berkata bahwa
dirinya tidak akan membiarkan semua ini terjadi. Sinopsis
Chandra
tengah berada di bilik mandinya dan teringat ucapan Nandini. Chandra
memikirkan sesuatu lalu terdengar gemerincing gelang kaki di belakangya,
Chandra mengira pelayan yang datang dan Chandra menyuruh mereka
meninggalkannya. Roopa yang kembali menyamar menjadi Nandini pun
membelai punggung Chandra dan bertanya apakah dia tidak membutuhkannya,
Chandra terkejut mendengar suara Nandini. Chadra memegang tangan Roopa
dan melemparnya, Roopa pantang menyerah dan bertanya mengapa terl;ihat
begitu marah, Roopa menambahkan bahwa dirinya ingin mengakhiri pemusuhan
diantara mereka sambil terus membelai Chandra. Roopa merebahkan
kepalanya pada bahu Chandra dan bertanya apakah dia akan memilihnya
menjadi ratu utama. Chandra yang menahan emosi lalu mendorong Roopa ke
dalam air dengan kuat dan berkata, “aku harap kau mendapat jawabannya”
lantas beranjak pergi. Roopa pun emosi dan mengatakan bahwa dirinya akan
menemukan jalan keluarnya.
Nandini tengah membaca buku di kamar,
Chandra muncul dan Nandini bertanya2 Chandra berada disini karena Dadima
atau dia sebenarnya ingin bersama Helena. Chandra hendak berbaring dan
melihat bantalnya berada di pangkuan Nandini yang dijadikan alas untuk
membaca, Chandra lalu menariknya dan Nandini juga menarik bantal
tersebut, Chandra jatuh menimpa Nandini dan Nandini langsung bergerak
menghindar serta menyuruh Chandra menjauh darinya. Chandra merasa aneh
dan teringat ucapan Roopa (yang dikira Nandini) tadi di bilik mandi.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 20 Part 2
Chandra menarik bantal
lalu mendekat pada Nandini dan memeluknya, Nandini mendorongnya tapi
Chandra terus mendekat sambil berkata bahwa dirinya ini suaminya dan
bukankah dia ingin memulai hubungan yang baru. Nandini kembali
mendorongnya dan menyuruhnya meninggalkannya. Chandra pun berkata bahwa
sangat memalukan dia melakukan semua ini untuk kompetisi dan menjadi
ratu utama, Nandini terkejut dan berpikir apakah semua ini ada
hubungannya dengan penyakitnya. Chandra lalu kembali membentaknya dan
menghinanya membanding2kannya dengan Helena. Chandra juga berkata betapa
dirinya sangat membencinya dan dia tidak akan pernah menjadi istrinya.
Nandini pun menangis mendengarnya. Setelah itu Chandra bergegas pergi.
Nadini pun berbicara sendiri bahwa meski Chandra membencinya tapi
dirinya tidak bisa membenci Chandra dan tidak tau mengapa.
Pagi
harinya, Chandra dan seluruh keluarga berdiri di balkon menyambut
rakyatnya yang berkumpul dihalaman, Chandra lalu mengatakan bahwa
dirinya berterima kasih pada rakyatnya dan mereka akan selalu menjadi
prioritas utamanya. Rakyat kembali mengelu2kan nama Chandra.
Moora
memegang perut Dhurdhara dan mengatakan pada bayi Dhurdhara bahwa
ayahnya mempelajari prinsip2 tersebut sejak dalam kandungannya dan dia
pun akan demikian. Dhurdhara mengiyakan dan berkata akan selalu
berbicara pada bayinya. Chandra kembali berkata, “aku akan mengumumkan
ratu utama Magadha dan dia adalah ratu Helena”, sambil menunjukkan
Helena pada rakyatnya, rakyat pun terdiam dan membicarakannya lalu
rakyat menyatakan ketidaksetujuan pada Helena dan berteriak bahwa mereka
tidak angin ratu asing da tidak menerima ratu Yunani. Chandra dan
keluarga terkejut mendengarnya. Rakyat pun berontak dan mulai ada yang
melempar batu hingga mengenai kepala Moora. Moora pun menjerit
kesakitan.
Sinopsis Semuanya mengkhawatirkan Moora, Chanakya
mengintai keadaan dan berpikir bahwa dirnya sudah menduga ini akan
terjadi, lalu Chanakya memberi perintah agar semuanya masuk ke dalam.
Chandra
berbicara dengan Chanakya bahwa dirinya tidak memihak siapapun karena
Helena juga telah memenangkan kompetisi. Dan Helena juga istrinya.
Chandra bertanya mengapa orang asing sekarang di permasalahkan. Chanakya
menjawab, “bukan itu masalahnya Chandra tapi Padmananda sudah mencoba
menyebarkan berita ini dan jawaban politiknya adalah Nandini..umumkan
dia sebagai ratu utama..rakyat mencintai Nandini karena dia putri
Magadha dimana kau kini menjadi Raja dan semua itu bisa membantu kita”.
Chandra pun bertanya mengapa harus nandni yang ayahnya sudah membodohi
orang2 Magadha. Chanakya pun menjawab karena ini semua adalah politik.
Chandra
mendatangi Nandini dan menyeretnya seraya berkata bahwa dia akan
menjadi ratu utama, Nandini melepaskan diri dan berkata dirinya tidak
menginginkan hal tersebut, Chandra pun berkata, “ketika aku bersedia
memberikan posisi ini mengapa kau memberikan alasan ketika kau pun sudah
mencoba berbagai cara untuk ini”. Nandini tetap menolak dan mereka pun
berdebat. Chandra membentak Nandini dan berkata bahwa dirinya melakukan
semua ini untuk politik dan sebagai Raja dan Ratu mereka harus mengambil
langkah ini, mereka saling berdekatan dan bertatapan Nandini berpikir
mengapa Chandra mengambil langkah ini bukan karena dirinya adalah
istrinya, Chandra juga berpikir mengapa dirinya ingin Nandini selalu
bersamanya. Chandra lalu menanyakan keputusannya, Nandini membalikkan
badan menyeka airmatanya dan mengatakan bahwa dirinya setuju dengan
kepuusannya demi rakyat Magadha. Chandra kembali membalas bahwa semua
memang demi rakyat, Chandra meminta Nandini bersiap2 lalu Chandra
beranjak pergi. Nandini bergumam sedih mengatakan mengapa dirinya tidak
bahagia karena Chandra tidak ikhlas mengambil keputusan ini.
Malam
harinya anggota keluarga kembali berkumpul di balkon, Helena berbicara
pada ibunya bahwa inilah saatnya dirinya akan diumumkan menjadi ratu
Magadha. Chandra dan Chanakya kemudian datang dan menyapa seluruh rakyat
yang berkumpul di Magadha. Chanakya berterimakasih atas kedatangan
mereka di malam yang telah larut dan Chanakya berkata bahwa mereka
berkumpul untuk mengumumkan ratu utama mereka. Chandra kemudian
mengumumkan yang akan menjadi ratu utama (Helena maju dengan yakin
seyakin2nya haha..), Chandra menyebut nama Nandini. Helena pun terkejut
bukan main, begitu pula pendukung2 Helena. Rakyat pun tertawa bahagia.
Chanakya mempersilahkan Nandini maju. Nandini pun maju mendampingi
Chandra lalu Chanakya mempersilahkan seseorang memasangkan mahkota pada
Nandini. Oang tersebut memasangkannya dan semua rakyat mengelu2kan nama
Chandra Nandini. Helena emosi dan beranjak pergi.
Sunanda menemui
Roopa dan berbicara dengannya. Sementara Helena mengamuk dikamarnya
karena Nandini merebut segalanya, Apama datang dan memintanya mengontrol
emosinya tapi Helena masih emosi. Apama kembali berbicara dengannya
tapi Helena memintanya meninggalkannya sendiri. Apama pun beranjak pergi
dan Helena berbicara sendiri dengan berkata bahwa Magadha hanya akan
berbicara tentang Ratu Helena.
Roopa masih bebricara dengan
Sunanda dan berkata bahwa Nandini akan keluar dan Roopa akan menikmati
kemewahan. Helena sendiri bergumam bahwa Nandini akan pergi dan Chandra
akan membawanya mengikuti puja. Helena lalu memanggil pelayannya.
Nandini
tengah bercermin di kamarnya lalu dia melihat kedatangan Chandra,
Chandra menghampirinya dan berata, “aku sangat bahagia melihatmu menjadi
ratu utama dan aku ingin kau selalu bersamaku dalam susah dan
senang..maukah kau Nandini ??”, Nandini pun mengatakan kesediaannya tapi
kmudian Nandini mendengar suara langkah kaki dan melihat kearah pintu,
Nandini melihat Chandra disana, Nandini terkejut karena tadi hanya
khayalannya saja.
loading...
Chandra membuka turbannya dan Nandini membuka
mahkotanya tapi kesulitan, Chandra pun membantunya dan berbicara
dengannya mengenai puja yang akan dilakukan. Dhurdhara kemudian datang
sambil berlari dan Chandra memintanya berjalan pelan2 karena dia tengah
mengandung. Dhurdhara lalu berbicara pada Chandra bahwa dirinya ingin
pergi ke kuil dan Chandra berkata akan mengantarnya tapi Dhurdhara
berkata hanya wanita yang boleh kesana. Nandini menawarkan diri untuk
mengantar Dhurdhaa dan Dhurdhara setuju lalu menyuruh Nandini bersiap2
di pagi hari kemudian Dhurdhara beranjak pergi. Diam2 Roopa mendengar
rencana Dhurdhara dan berkata bahwa nandini akan ke kuil dan kembalinya
nanti Roopa lah yang akan masuk ke istana, Nandini keluar dan Roopa akan
masuk.
Pagi harinya, Dhurdhara dan Nandini ke kuil, Roopa
menunjukkan Nandini pada penculik2 suruhannya. Sementara itu Nandini dan
Dhurdhara masuk ke kuil melakukan doa. Nandini berdoa untuk kebaikan
Chandra. Lalu Nandini mengatakan pada Dhurdhara bahwa dirinya akan
menghidupkan diya lantas Nandini beranjak pergi sedangkan Dhurdhara
masih berbicara dengan pendeta meminta bantuannya menyelamatkannya dari
kucing liar di istana. Pendeta memberinya serbuk dan berkata agar
menggunakannya jika ingin aman.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 20 Part 2 Tayang Senin 22 Januari 2018
Nandini
keluar kuil dan tiba2 penculik suruhan Roopa menyelimutinya dan
membawanya pergi. Roopa pun tersenyum senang. Sementara itu Dhurdhara
mendapat serbuk itu lalu mencari2 Nandini, Roopa masuk membawa nampan
menggantikan tempat Nandini. Dhurdhara melihatnya dan mengajaknya
pulang.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 20 Part 2 Chandra menemui
Chanakya dan memberi salam, Chanakya lalu berkata bahwa prajurit
Padmananda terlihat didekat hutan dan mereka akan membawanya pada
Padmananda. Chandra pun mengajak Chanakya dan pasukannya untuk menyerbu
tapi Chanakya melarang karena itu akan menjadi tanda bagi mereka,
Chanakya berkata pada Chandra bahwa dia akan menyamar menjadi prajurit
Padmananda.
Dhurdhara diam2 masuk ke kamar Helena dan merasa
senang melihat Helena tidak ada, Dhurdhara lalu membuka peti dan melihat
banyak senjaya disana, Dhurhara lalu mencari tempat lain untuk menaruh
serbuknya, Dhurdhara membuka peti dan Helena yang tiba2 datang
menghardiknya, Dhurdhara beralasan ingin memberikan prasad (sambil
menunjukan serbuknya) dan Dhurdhara menambahkan telah melakukan puja
untuknya agar tahun depan dia bisa menjadi ratu utama, Dhurdhara berkata
harus pergi dan beranjak sambil berdoa tapi Helena menghentikannya,
Helena meminta prasadnya dan Dhurdhara memberikan serbuknya pada Helena,
Helena memakannya dan Dhurhara terkejut berpikir bahwa Helena memakan
segalanya. Dhurdhara lalu bergegas pergi. Helena pun berkata, “Chadra
tidak sedang berada di istana dan ini saat yang tepat untuk menculik
Nandini..dengan cara ini Chandra tidak punya pilihan lagi selain
membawaku ke puja”.
loading...