RATU SINOPSIS TV
Sinopsis Komplit Chandra Nandini Episode 17 Part 2 Tayang Jumat 19 Januari 2018
Sinopsis Chandra Nandini Episode 17 Part 2 Sinopsis Sebelumnya Nandini terkejut, Chandra menambahkan bahwa dirinya bahagia dan bangga mempunyai istri sepertinya, Nandini hendak mengatakan sesuatu tapi Chandra meletakkan jarinya di mulut Nandini agar diam dan memberi kode dengan matanya ke arah luar, lalu terdengar ketukan di pintu dan Dadima kemudian bersuara meminta masuk. Chandra menghampiri Dadima dan mengajaknya masuk.
Dadima lalu mulai berbicara dan menyuruh pelayan meletakkan nampan2 mereka, Nandini melihat pakaian dan perhiasan disana lalu bertanya pada Dadima, Dadima pun menjelaskan bahwa besok akan ada perayaan Teej (semacam puasa untuk wanita yang sudah menikah #CMIIW) dan itu hadiah untuknya. Dadima lalu bertanya pada Chandra hadiah apa yang akan diberikannya pada Nandini dan Dadima menambahkan bahwa hadiah yang diberikannya harus dipakai oleh Nandini jadi dia harus benar2 memilih lalu Dadima beranjak pergi.
Chandra lalu kembali berbicara pada Nandini bahwa yang dikatakannya tadi karena ada Dadima lalu Chandra beranjak pergi sambil mengingat semalam telah mengungkapkan perasaannya pada Nandini tapi Nandini keburu pingsan, Nandini sendiri teringat ucapannya pada Malayketu yang mengatakan bahwa dirinya mencintai Chandra. Sinopsis
Amatya terkejut melihat Pandugarthi mendatangi tempat persembunyiannya, Amatya bertanya bagaimana Pandugarthi bisa sampai disini dan orang2 yang membawanya mengatakan menemukan Pandugarthi dihutan. Amatya pun berpikir bahwa ini salah satu rencana Chanakya untuk menangkap Padmananda melalui Pandugarthi.
loading...
Malam harinya Dadima berkumpul bersama seluruh anggota keluarganya dan
Dadima berkata bahwa besok adalah perayaa Teej dan wanita yang sudah
menikah harus berpuasa kecuali Chaya dan Dhurdhara karena mereka tengah
mengandung. Chaya berkomentar bahawa dirinya ingin berpuasa juga tapi
Malayketu berkata dengan mesra agar dia menuruti kata2 Dadima dan dia
bisa berpuasa tahun depan, Nandini menatap kemesraan palsu Malayketu
dengan emosi dan Chandra menatap Nandini lalu kembali salah paham
berpikir bahwa Nandini tidak tau malu menatap Malayketu seperti itu.
Dadima
lalu meminta Moora memberi penjelasan pada Helena mengenai ritual Teej
besok. Moora pun menjelaskan pada seluruh menantunya. Malayketu menatap
Nandini dan berpikir kalau Nandini pasti mulai menyukainya karena
terbukti dia tidak memberitau kejadian semalam pada keluarga.
Nandini
sedang berbenah, Chandra datang bersama pelayan yang membawakan pakaian
dan perhiasan, Chandra lalu berbicara pada Nandini bahwa hadiah itu2
darinya untuk Teej besok dan Chandra menambahkan bahwa dia bisa berpura2
berpuasa untuknya demi Dadima, Nandini menghentikannya dan mengatakan
bahwa tanpa dikatakan pun dirinya tau kalau semua ini demi Dadima jadi
dia tidak perlu mengingatkannya berulang2. Chandra pun meneriakinya lalu
beranjak pergi. Nandini pun menangis sambil menatap barang2 pemberian
Chandra.
Helena tengah berbicara pada ibunya dengan emosi
mengenai Nandini yang kembali lagi. Tapi karena ibunya tdak peduli
Helena beranjak pergi. Sunanda kemudian muncul dan berbicara pada Apama
bahwa dirnya mempunyai rencana dan Sunanda lalu membawa Apama pergi.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 17 Part 2
Sunanda membawa Apama
ke ruang rahasianya dan ketika masuk ke dalam Apama melihat seorang
gadis duduk membelakanginya, Sunanda mengatakan agar Apama melihat siapa
yang dibawanya, gadis itu berbalik dan Apama terpana menatapnya. Apama
pun membelai wajah gadis tersebut. Sunanda berharap Apama memnyukai
rencananya, Apama pun berkata bahwa ini sangat menakjubkan karena bisa
menyelesaikan semua masalahnya.
Apama berbicara pada Helena agar
berpura2 puasa untuk mendapatkan hati Chandra. Sementara Nandini baru
saja siap berganti baju dan Chandra masuk ke kamar, Nandini pun
menegurnya karena tidak mengetuk pintu lebih dulu. Chandra membalas
bahwa ini kamarnya dan dirinya adalah Raja, Chandra pun berkata kalau
dirinya tidak tertarik melihatnya ganti baju lalu Chandra langsung
berbaring, Nandini juga naik ke atas ranjang dan membaca bukunya dengan
lantang. Chandra menegurnya karena ingin tidur lalu mematikan lampu dan
membereskan buku2 Nandini. Nandini pun hanya duduk diam.
Nandini
terus duduk dan mengantuk, Chandra pun memperhatikannya, Nandini lalu
tertidur dan jatuh ke pelukan Chandra. Chandra pun berpikir, “ketika aku
tau ayahmu yang menghabisi ayahku mengapa aku malah jatuh cinta
padamu..ketika kau selalu menggangguku mengapa aku semakin tertarik
padamu bahkan ketika aku tau kau masih mencintai Malayketu..oh
Dewa..apakah aku Chandragupta yang sama yang berpikir bahwa cinta itu
lemah..dan bukankah ini suatu kelemahan ketika aku selalu memikirkan
Nandini??”.
Dhurdhara berjalan di koridor dan mengintai ke kamar
Helena, Helena sendiri tengah berbicara dengan ibunya bahwa dirinya
memang mencintai Chandra tapi tidak mau berpuasa. Lalu Helena memakan
apelnya. Dhurdhara melihat dan menjadi geram karea dirinya yang ingin
berpuasa saja tidak bisa lantaran hamil tapi Helena malah sebaliknya.
Dhurdhara lalu melihat pelayan melintas dengan membawa segelas susu,
Dhurdhara menghentikannya dan bertanya untuk siapa susu itu, pelayan
menjawab untuk Helena lalu Dhurdhara berkata bahwa Helena sedang batuk
dan akan diberinya obat, Dhurdhara meminta pelayan menunggunya kemudian
Dhurdhara beranjak pergi.
Dhurdhara kembali dan meletakkan bhang
didalam gelas susu Helena lalu menyuruh pelayan membawanya pada Helena.
Pelayan itu ke kamar Helena dan Helena meminum habis susu nya. Dhurdhara
pun merasa senang melihatnya dan berbicara pada bayinya bahwa bibinya
akan tidur sampai besok sore.
Chandra masih terlelap dengan
Nandini yang masih tertidur di bahunya, pelayan datang membangunkan
Chandra mengingatkan untuk puja Teej. Chandra lalu membangunkan Nandini,
Nandini terbangun dan terkejut melihat dirinya tidur di pelukan
Chandra, Nandini berkata bahwa seharusnya dia membangunkanya. Chandra
berkata bahwa dia terlihat lucu lalu Chandra beranjak pergi. Nandini
pun berpikir bahwa semua ini memang demi Dadima tapi Nandini bertekad
benar2 berpuasa untuk Chandra.
Di teras istana semua sudah
berkumpul, Chandra dan Nandini kemudian muncul. Dadima menyuruh Nandini
duduk disebelah Chandra lalu Dadima menanyakan Helena. Dhurdhara yang
menjawab kalau Helena sedang tidak sehat dan sedang beristirahat.
Dadima
lalu meminta Nandini membacakan doa Parvati, Nandini lalu
menyanyikannya. Chandra pun takjub menatap Nandini. Sementara Helena
masih tertidur lelap di kamarnya akibat susu campur bhang yang
diminumnya.
Nandni terus bernyanyi sambil sesekali menatap
Chandra yang memandanginya. Malayketu juga terus menerus menatap
Nandini. Chandra menatap Nandini sambil teringat kenangannya bersama
Nandini, begitu juga dengan Nandini.
Selesai bernyanyi Dadima
meminta Chandra menyuapi Nandini mansan dan setelah itu Dadima meminta
Nandini ganti menyuapi Chandra, Nandini dengan ragu melakukannya.
Chandra juga kemudian memberikan air minum pada Nandini dan begitu juga
sebaliknya. Dadima lalu mengatakan pada Nandini bahwa mulai dari
sekarang hingga bulan muncul esok hari dia tidak boleh makan apapun
alias puasa dan puasanya akan berakhir esok hari ketika Chandra
menyuapinya makanan dan minuman.
Helena terbangun dengan kepala
masih pusing tapi dia bergegas turun dari ranjang dan melihat hari sudah
sore. Pelayan mendatanginya dan Helena bertanya kemana perginya semua
orang. Pelayan menjawab semua orang sedang melakukan ritual Teej di
teras dan hampir selesai. Helena pun menjadi kesal.
Pendeta
memberi penjelasan pada Chandra Nandini. Lalu pendeta meminta keduanya
duduk di mandap, Chandra beralasan tapi pendeta mengatakan sesuatu.
Chandra menatap neneknya yang memberinya kode agar duduk disebelah
Nandini.
loading...
Sinopsis Chandra duduk di sebelah Nandini dan mulai
mengukir bersama2, Nandini kemudian ingin menggaruk wajahnya dan
hasilnya ada tanah yang melekat di pipinya. Chandra melihatnya dan
membantu membersihkannya. Malayketu pun terlihat geram.
Helena
kemudan datang dan Dhurdhara menghentikannya dengan mengatakan bahwa
dia sudah sangat terlambat dan Dhurdhara juga berkata sudah
membangunkannya sejak pagi. Dhurdhara meminta Helena agar tidak cemas
karena dia bsa berpuasa lain kali. Helena emosi dan beranjak pergi.
Dhrdhara pun bersyukur.
Setelah Chandra Nandini menyelesaikan
tugasnya, pendeta mengatakan bahwa Dewi Parvati akan memberkati mereka.
Dadima lalu meminta Dhurdhara mengambil nampan puja. Chandra dan
Nandini lalu melakukan puja bersama2. Kanika melihat cinta di mata
Chandra dan teringat masa kecil Chandra yang menolak kata cinta dalam
hidupnya.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 17 Part 2 Setelah
semua selesai Pendeta membacakan doa terakhir. Dadima lalu berbicara
pada Nandini agar memakai pakaian dan perhiasan yang diberikan Chandra
lalu meminta berkat pada Chandra. Nandini mengambil nampan puja dari
tangan Dhurdhara da beranjak pergi.
Kanika menghampri Chandra dan
berbicara dengannya bahwa hari in dirinya melihat cinta dimatanya.
Chandra menyangkal ucapan Kanika. Tapi Kanika berkata bahwa dirinya
sangat mengenalinya dan melihat cinta dimatanya untuk Nandini. Kanika
mendoakannya agar berbahagia bersama Nandini, Kanika memberkati Chandra
lalu beranjak pergi.
BACA SELANJUTNYA CHANDRA NANDINI EPISODE 18
loading...