RATU SINOPSIS TV
Sinopsis Chandra Nandini Episode 24 Part 2 Tayang Jumat 26 Januari 2018 di ANTV
Sinopsis Chandra Nandini Episode 24 Part 2 Sinopsis Sebelumnya Chandra berbicara pada Malayketu agar mencari Sunanda karena dia yang bersama Roopa dan merupakan penipu ulung. Malayketu lalu bergegas pergi. Avantika kemudian memohon dan berbicara pada Chandra agar menyelamatkan Nandini, Chandra pun berjanji bahwa Nandini akan baik2 saja. Chanakya lalu berteriak memanggil Chandra.
Malayketu memberi perintah pada semua pasukan untuk mencari Sunanda disetiap sudut istana dan dia juga mencari sendiri keberadaan Sunanda tapi Sunanda tidak ditemukan.
Heena berbicara pada Apama menyatakan kekhawatirannya kalau Chandra mengetahui semua keterlibatan mereka. Helena berkata akan meminta maaf saja sebelum Chandra menghukumnya tapi Apama menenangkan Helena dan berkata bahwa Chanra hanya mencari Sunanda saja. Aama meminta Helena agar tetap bersama Chandra agar mengetahui tentang informasi apapun yang didapat.
loading...
Malayketu menemui Chandra dan memberitaukan jika Sunanda tidak berhasil
ditemukan, Chandra pun menyuruh Malayketu agar mencari kesemua gua dan
tempat sekitar.
Tabib mengatakan pada Chanakya bahwa kondisi
Nandini tidak memungkinkan dan sulit untuk diselamatkan, Chandra pun
bergegas melihat kondisi Nandini. Moora dan yang lain pun menangisi
keadaan Nandini dan berusaha sebisa mungkin membantunya. Tabib lalu
mengatakan sesuatu, Chandra meminta Nandini untuk tidak menyerah.
Avantika meminta Nandini untuk bangun. Nandini sendiri teringat
kebersamaannya dengan Chandra dan menghembuskan nafas terakhirnya. Tabib
mengatakan bahwa Nandini sudah tiada. Semua orang terkejut
mendengarnya. Chandra langsung memeluk Nandini dan mengguncang2kan
badannya agar kembali bangun, Chandra berbicara pada Nandini sambil
menangis, “buka matamu Nandiniiii..kau tidak boleh meninggalkan
aku..lihat..semua orang ada disini..jangan lakukan ini Nandiniii..”.
Helena pun senang Nandini tiada karena itu berarti Chandra akan menjadi
miliknya.
Chandra masih menangisi Nandini, Helena memegang
bahunya dan mengatakan agar segera melakukan persiapan kremasi, Chandra
pun menjawab , “hentikan omong kosongmu Helena !!..dia akan membuka
matanya !!”, Chandra terus berusaha membangunkan Nandini. Chanakya pun
menyadarkan Chandra tapi Chandra tetap tidak bisa menerimanya. Chandra
membentak Nandini agar bangun dan kemudian airmata Chandra jatuh
menetesi kening Nandini, Nandini pun menggerakkan kepalanya dan Chandra
melihatnya. Nandini lalu kembali bernapas dan membuka matanya perlahan2,
semua orang kembali terkejut. Chandra membelai wajah Nandini sambil
memanggilnya, Dadima mengatakan sesuatu. Chandra lalu berteriak
memanggil tabib. Tabib memeriksanya dan berkata bahwa inilah kekuatan
cinta dan cinta Chandra membuat Nandini kembali. Chandra meminta tabib
melakukan sesuatu, tabib meminta mennggakannya bersama Nandini. Chandra
meminta untuk tetap tinggal dan menyuruh yang lain pergi. Nandini
kemudian tersenyum menatap Chandra.
Dhurdhara mondar mandir dan
bertanya2 pada Dewa apa yang akan terjadi selanjutnya lalu Helena
melihatnya, Helena bertanya dan Dhurdhara menjelaskan mengenai hantu
Roopa. Helena meremehkannya dan mengatakan bahwa ucapannya itu omong
kosong. Dhurdhara merasa lega lalu berbicara dengan bayinya agar tidak
perlu takut lagi kemudian Dhurdhara beranjak pergi. Helena kemudian
duduk dan teringat bagaimana Chandra tadi sangat mengkhawatirkan
Nandini, tiba2 Helena dikejutkan dengan sisi lain dari dirinya yang
muncul, sisi tersebut mengatakan, “Chandra memiliki Nandini dan
Dhurdhara memiliki bayi Chandra serta persahabatannya tapi apa yang kau
punya..bahkan kau yang pertama kali dinikahi Chandra..kau membantunya
berperang dan membuatya kenjadi raja tapi sekarang kau tidak punya
apapun..tidak ada cinta ataupun wewenang”. Helena menyangkal ucapan sisi
tersebut dan membalas bahwa Chandra adalah miliknya da segera semua
haknya akan didapatkan. Sisi tersebut mentertawakannya dan Helena
melemparnya dengan gelas sambil berteriak.
Chandra tertidur
sambil memegang tangan Nandini, Nandini teringat kekejaman ayahnya dan
terbangun ingin duduk. Merasa tangan Nandini bergerak Chandra pun
terbangun dan berusaha membaringkannya kembali. Nandini kembali menangis
membicarakan kekejaman ayahnya. Chandra memintanya untuk melupakannya
karena itu hanya mimpi buruk, Chandra menyuruh Nandini menangis jika
dengan menagis akan membuatnya lega dan tidak lagi mengeluarkan airmata.
Nandini pun menangis sambil memeluk Chandra. Chandra menenangkannya
hingga kemudian Nandini jatuh tertidur, Chandra pun berjanji tidak akan
melihat airmata lagi di mata Nandini setelah ini.
Amatya
menghentikan Padmananda yang akan menghabisi dirinya sendiri, Padmananda
menangis mengatakan dirinya sudah menghabisi Nandini. Amatya memberitau
bahwa Nandini masih hidup dan ada di istana Magadha, Padmananda
terkejut dan mengatakan bahwa dirnya melihat dengan mata kepala sendiri
Nandini jatuh ke jurang. Amatya pun bercerita Chandra sudah
menyelamatkan Nandini. Padmananda berdiri dan hendak menemui Nandini
tapi Amatya melarang dan berbicara dengannya menyusun rencana baru untuk
mendapatan Magadha kembali. Amatya berkata bahwa mereka akan
menggunakan dakosena dan harus melakukan strategi yang sama seperti yang
Chandra gunakan untuk menaklukkan Magadha, Amatya berkata bahwa mereka
akan menaklukkan kerajaan2 terdekat dan terakhir Magadha.
Avantika
menemui Nandini di kamarnya tapi Nandini membuang muka. Avantika lalu
berbicara bahwa dia adalah Ratu Magadha dan harus secepatnya keluar dari
semua rasa sakitnya. Nandini tertawa dan mengatakan, “ibu..kau
memanggilku ratu..aku ini putri pria jahat dimana dia sudah menghabisi
ayah suamiku..saudaraku..putrimu dan hanya Dewa yang tau berapa banyak
orang yang sudah dihabisinya..ibu..kau membesarkanku dengan sebuah
kebohongan..aku selalu merasa orang2 disini adalah penipu..musuhku
..tapi merekalah keluarga ku yang sebenarnya”. Chandra datang dan
Nandini kembali berbicara pada Avantika, “lihatlah Chandra ibu..aku
menganggapnya musuhku tapi dia menunjukkan kebenarannya dan ibu Sunanda
sudah memperalat saudara kembarku untuk membalas dendam..dan ayah
menghabisinya..dan kau..kau sudah membantu mereka untuk melakukan semua
ini”. Avantika pun meneteskan air mata. Chandra pun menegur Nandini agar
menjaga sikap karena Avantika adalah ibunya. Tapi Avantika menyela
Chandra dan mengatakan, “jangan hentikan dia Chandra..dia benar..aku
membuat kesalahan..aku lelah memberitau dia tapi dia tidak pernah setuju
dengan apa yang aku katakan karena ayahnya lebih penting dari apapun
bahkan dari Dewa sekalipun..Nandini..aku hanya mempunyai dirimu dan aku
tidak bisa menerima kebencianmu jadi maafkan aku jika kamu bisa”, lalu
Avantika beranjak pergi. Nandini kembali menangis dan Chandra
memperhatikannya Sinopsis Chandra Nandini Episode 24 Part 2
Chandra
terbangun karena mendengar suara tangis Nandini, Chandra memegang
tangannya dan mengatakan bahwa ini sudah larut malam, Chandra memintanya
agar kembali tidur, Nandini membalas bahwa tiap dirinya tidur selalu
teringat akan apa yang sudah ayahnya lakukan. Chandra lalu berbicara
dengan Nandini, “jika saja kau mempercayaiku Roopa akan tetap hidup..aku
tau dia bersalah tapi dia adalah saudaramu” Nandini bertanya kenapa dia
tidak membertaukan sebelumnya. Chandra pun menjawab, “karena aku tidak
ingin kehilanganmu..ehmmm maksutku bagaimana orang2 akan bertahan hidup
tanpamu..contohnya nenek dan ibuku”, Nandini berkata bahwa selain
mereka tidak ada orang lain lagi yang peduli dirinya hidup atau tidak.
Chandra pun menjawab, “masih ada..yaitu Dhurdhara..bayinya..dan
Chaya..”, Nandini bertanya apakah tidak ada orang lain lagi. Dengan
tegas Chandra menjawab, “ya..ada satu lagi yang melebihi orang2
tadi..dia adalah kera yang sudah mengambil pakaianmu waktu itu”, dan
mereka pun tertawa bersama. Nandini lalu menyeringai kesakitan dan
Chandra membaringkannya kembali.
Seseorang berpenutup kepala
masuk ke kamar Chandra dan dia adalah Padmananda. Padmananda berjalan
mendekat dan menatap Nandini yang tidur disamping Chandra lantas
teringat bagaimana Nandini menolaknya. Padmananda ganti memandang
Chandra dan dengan geram mengatakan bahwa dia akan dihabisi sama seperti
ayahnya. Lalu Padmananda mendekat pada Chandra dan menusuknya
berulang2, Nandini terbangun dan menarik ayahnya untuk tidak menghabisi
Chandra.
Chandra terbangun dan melihat Nandini berteriak2 dalam
tidurnya mengatakan agar tidak menghabisinya. Chandra pun membangunkan
Nandini dari mimpi buruknya. Nandini terbangun dan menatap Chandra lalu
mencar2 sosok ayahnya. Nandini melihat Chandra baik2 saja dan lantas
memeluknya. Nandini lalu melepaskan diri dan Chandra bertanya padanya
siapa yang ingin diselamatkannya. Nandini hendak mengatakan bahwa
dirinya ingin menyelamatkan dia yang hendak dihabisi ayahnya tapi
Chandra salah paham karena Nandini mengucap kata “ayah” di awal
kalimatnya. Chandra kesal dan berkata, “bahkan setelah kau tau kebenaran
akan ayahmu kau masih saja ingin menyelamatkan ayahmu..kali ini dia
bisa lari tapi tidak lain kali..dan kau harus ingat bahwa kau sekarang
adalah ratu Magadha”, Nandini berusaha menjelaskan tapi prajurit datang
dan memberitau kalau Chanakya tengah menunggunya. Chandra lalu beranjak
pergi tanpa sempat mendengar teriakan Nandini yang berkata, “aku
berteriak untuk menyelamatkanmu dan bukan ayahku”.
Chandra
menemui Chanakya diteras luar dan mengajaknya masuk ke dalam karena
cuaca badai akan datang. Chanakya menyahut, “badai memang sudah masuk ke
istana ini..Nandini sudah membaik dan sekarang katakan padaku mengapa
kau membiarkan Padmananda kabur”. Chandra menjawab, “aku sudah mencoba
melakukannya tapi Nandini ..”, Chanakya menunjukkan kembali rambutnya
dan mengatakan, “karena Nandini lebih penting dari gurumu dan tanah
airmu..apakah kau sudah melupakan janjimu ?? Padmananda bisa kabur
karena Nandini membantunya jadi Nandini adalah seorang pengkhianat dan
sebagai Raja kau seharusnya menjatuhi hukuman mati pada Nandini..dan ini
adalah perintahku”. Chandra pun berkata tidak bisa melakukan
perintahnya itu. Chanakya pun menyahut, “inilah yang ingin ku
dengar..kau berjanji padaku bahwa kau tidak akan membiarkan hatimu jatuh
cinta dan kau terusik dengan janjimu itu”. Chandra membantah ucapan
Chanakya dan berkata akan melakukan apa yang dia inginkan, Chanakya pun
berkata bahwa wilayah sedang dalam bahaya dan mereka perlu pergi kesana
untuk berperang, Chanakya menyuruh Chandra bersiap2 karena mereka akan
pergi besok.
Chandra berjalan di koridor dan mengingat ucapan
Chanakya, Chandra mendatangi kamar Dhurdhara dan Dhurdhara bertanya
mengapa mendatangi kamarnya. Chandra meletakkan tangan Dhurdhara di
dadanya dan bertanya, “katakan padaku Dhurdhara..apakah aku punya
hati..mungkinkah aku jatuh cnta pada Nandini..katakan Dhurdhara..”
Dhurdhara merasa senang lalu menasihatinya, “Chandra..aku adalah
temanmu..lihatlah dalam dirimu sendiri dan katakan padaku apa yang
dikatakan hatimu ketika kau menanyakan hal ini pada dirimu sendiri”.
Chandra pun mengingat kebersamaannya bersama Nandini. Tiba2 Helena masuk
ke kamar Dhurdhara dan berbicara mengenai perang besok. Helena berkata
bahwa ayahnya akan mengirim pasukan Yunani besok dan Helena meminta
Chandra beristirahat. Chandra berkata bahwa dirinya harus pergi untuk
membahas strategi perang.
loading...
Chandra, Chanakya mengatur strategi
perang, Helena muncul mengomentari dan Chandra bertanya mengapa Helena
juga datang. Chanakya menjawab kalau Helena sudah mendapatkan 3 ribu
prajurit Yunani dan bantuannya dibutuhkan. Sinopsis Chandra Nandini
Episode 24 Part 2
Nadini melihat prajurit hilir mudik menyapkan
peralatan perang, Nandini memanggil pelayan dan bertanya apa yang
terjadi. Pelayan menjelaskan kalau Raja akan berperang esok. Nandini
nberpikir harus berbicara dengan Chandra lalu berjalan hendak menemui
Chandra tapi prajurit melarang, Helena muncul mengatakan, “hanya orang
penting yang diijinkan masuk dan aku tau kau ratu Magadha tapi kau tidak
diijinkan masuk karena kau putri musuh jadi pergilah..”. Nandini pun
beranjak pergi dan Nandini menunggu Chandra di kamarnya dengan gelisah
karena harus memberitahukan kesalahpahaman diantara mereka. Lama
menunggu hingga akhirnya Nandini tertidur.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 24 Part 2 Tayang Jumat 26 Januari 2018
Pagi
harinya Nandini terbangun dan tidak melihat Chandra, Chandra sediri
sudah berada di luar untuk pergi berperang. Moora menanyakan keberdaan
Nandini tapi Chanakya berkata pada Vhadra agar segera berangkat kemudian
Helena melakukan aarti untuk Chandra.
Nandni masih dikamar dan
bertanya pada pelayan mengenai keberadaan Chandra, pelayan menjawab
bahwa Raja akan segera pergi berperang bersama yang lain, setelah itu
Nandni bergegas keluar kamar.
Sinopsis Chandra Nandini Episode 24
Part 2 Chandra hanya diam, Chanakya mengajaknya berangkat. Chandra pun
berpikir sambil menatap arah pintu berharap bisa melihat Nandini sekali
saja sebelum pergi. Nandini berlari di koridor tapi Chandra sudah hendak
berangkat. Nandini lalu merasakan sakit di lukanya tapi memaksakan diri
untuk berlari.
Chandra memacu kudanya perlahan sambil sesekali
menatap ke belakang, Nandini muncul di balkon dan menatap kepergian
Chandra dan mengharap Chandra menatapnya. Nandini menangis dan berkata
bahkan dirinya tidak bisa mengucap maaf atau melihat Chandra sekali
saja.
loading...