RATU SINOPSIS TV
Sinopsis Chandra Komplit Nandini ANTV Episode 21 Part 3 Tayang Selasa 23 Januari 2018
Chanakya berjalan ke gerbang utama dan berbicara dengan prajurit agar lebih waspada. Iring2an masuk sambil membawa patung gajah besar. Chanakya melihatnya lalu menghampirinya dan bertanya. Mata2 Padmananda (Badhrasal) memberikan surat ijin pada Chanakya dan mengatakan bahwa patung itu hadiah dari Kashi Naresh. Chanakya menyelidik lalu memeriksa patung gajah tadi dimana didalamnya terdapat pasukan khusus Padmananda. Chanakya lalu kembali berbicara dengan Badhrasal bahwa Magadha menyambutnya. Sementara Padmananda, Amatya dan Vakranas berada di hutan menunggu kabar Badhrasal dan berdiskusi.
Di istana sedang diadakan perayaan “mandi bayi” Chaya, Malayketu memberikan hadiah pada Chaya dan berbicara padanya. Setelah itu Malaykeu kembali berdiri disamping ayahnya dan dengan berbisik Parvatak berkata pada Malayketu berharap semua baik2 saja. Malayketu berkata bahwa renacana mereka aman dan terlaksana dengan baik karena cinta palsunya pada Chaya mengamankan rencana mereka.Sinopsis
loading...
Dhurdhara bertaya pada Moora tentang hadiah apa yang akan diberikanya
saat acara “mandi bayi” nya dan Moora menyahuti bahwa dia akan
mengetahuinya saat acara. Helena juga berbicara pada ibunya mengenai
kebosanannya mengikuti acara tersebut tapi Apama menyuruhnya bertahan
karena bersikap baik pada semuanya sangat penting jka dia ingin menjadi
ratu utama. Helena lalu maju memberikan hadiah untuk Chaya. Dhurdhara
kembali berbicara pada Moora tanpa menatapnya da berkata bahwa dirnya
tidak akan memasukkan kucing liar itu dalam acara mandi bayi nya tapi
dirpnya akan meminta Nandini yang mengatur acaranya, Mora maju pada
Chaya dan Helena menggantikan tempat Moora, Helena terkejut dengan
perkataan Dhurdhara dan bertanya. Dhurdhara terkejutdan dengan gugup
mengatakan bahwa dirinya tidak sedang membicarakannya lalu Dhurdhara
maju menghampiri Chaya. Badhrasal berpikir akan menunggu semua orang
hingga pergi tidur jadi mereka bisa menyerang keluarga kerajaan.
Chanakya
bebricara pada Moora bahwa inilah saatnya utuk melakukan aarti pada
setiap hadiah yang diberikan khususnya hadiah dari Kashi. Moora meminta
Chanakya yang melakukan aarti karena dia berhak untuk melakukanuya. Lalu
Chanakya mengajak semuanya melihat patung gajah di luar. Chanakya lalu
mengambil nampan arti dan berjalan mendekat pada patung gajah dan
melakukan aarti. Chanakya melangkah kearah belakang dan membakar ekor
gajah, semuanya pun terkejut. Badhrasal pun menjadi cemas. Api mula
membakar patung gajah tadi dan pasukan didalamnya kelabakan.
Malayketu
bertanya pada Chanakya begitu juga dengan Moora. Chanakya menjawab
bahwa sesaat lagi mereka akan melihat kebenarannya lalu terdengar
teriakan dari dalam gajah tadi. Badhrasal hendak melarikan diri tapi
Chanakya menyadari gerak geriknya dan menyuruh prajurit menangkapnya.
Chanakya kemudian berbicara pada Badhrasal. (adegan klas balk saat
Chanakya memeriksa patung gajah tadi dan menemukan intu di patung
tersebut lalu Chanakya menyuruh prajurit melumuri gajah tadi dengan
minyak), Chanakya bertanya pada Badhrasal siapa dia sebenarnya dan
menarik cambang palsunya, Malayketu mengenali nya sebagai Badhrasal
orangnya Padmananda. Chanakya lalu memberi perintah pada Badhrasal agar
mengirim pesan pada Padmananda mengatakan kalau misinya sukses. Chanakya
berteriak lalu prajurit membawa panah dan Badhrasal memanahkannya untuk
mengirim pesan pada Padmananda.
Padmananda masih menunggu,
Vakranas melhat panah tersebut dan mengatakannya pada Padmananda.
Chanakya sendiri menyuruh prajurit memenjarakan Badhrasal. Sementara
Padmananda dan Vakranas hendak pergi menyerang tapi Amatya
menghetikannya dan mengatakan bahwa Badhrasal mengirim pesan dari barat
padahal seharusnya dia mengirim pesan ke arah timur. Amatya mengatakan
bahwa mereka harus mundur Padmananda pun berteriak marah bahwa Chandra
tidak akan mampu bertahan dengan serangan darinya. Sinopsis Chandra
Nandini
Pagi harinya Chandra melihat Nandini (Roopa)
berdandan memakai ornamen bunga2 pada tubuhnya dan menanyakan pendapat
Chandra tentang penamplannya. Chandra merasa aneh menatap Roopa. Roopa
membelai Chandra dan mengajak Chandra ke tepi sungai untuk mendapatkan
buah2an. Beberapa warga datang dan meminta bantuan pada Chandra untuk
menyelamatkan anak sapi mereka yang lari. Chandra berkata akan segera
kembali lalu masuk kembali ke dalam. Roopa memaki warga tadi karena
berani meminta bantuan raja. Chandra mendengarnya dan merasa aneh dengan
sikap Nandini lalu Chandra keluar membawa tali dan mengajak warga pergi
bersama tapi warga tadi menolak dan bralasan sudah menemukan bantuan
lalu beranjak pergi. Chandra pun menatap Roopa lalu bertanya. Roopa
menjawabnya dan Chandra memikirkan sesuatu.
Chandra masuk ke dalam
rumah dengan emosi, Roopa masuk menutup pintu dan membuka ornamen
bunga2nya sambil mendekati Chandra lalu membelainya. Chandra bertanya
apa yang dilakukannya dan Roopa mengatakan bahwa punggungnya terasa
gatal jadi berpikir akan membuka pakaiannya. Chandra berkata akan
keluar dan ketika hendak keluar Roopa mencegahnya dan kembali
membelainya. Chandra berikir apa yang terjadi dengan Nandini. Roopa
mengatakan butuh bantuannya dan membuka selendangya tapi Chandra tidak
mau menatapnya. Roopa pun berkata bahwa dia suaminya tapi mengapa harus
malu lalu Roopa memaksa Chandra memeluknya, Chandra mendorongnya dengan
emosi dan mengatakan bahwa dirinya tidak suka dengan sikapnya yang
seperti ini. Roopa berharap Chandra tidak mengetahui kebenaran
tentangnya dan berusaha membelai Chandra kembali seraya berkata bahwa
dirinya membutuhkan bantuannya. Chandra pun berkata akan meminta Kanika
membantunya dan Chandra beranjak pergi.
Chandra berjalan keluar
dan teringat sikap centil Nandini (Ropa). Chandra bersembunyi di baik
dinding bambu dan berpikir mengapa Nandini bersikap seperti itu dan
sikapnya begitu buruk pada warga tadi. Roopa keluar dan berjalan mencari
Chandra. Chandra memikirkan akan sangat bahaya kalau membiarkan Nandini
sendirian dengan sikapnya tadi lalu Chandra berjalan kembali menuju
rumah.
Roopa berjalan ke tepi hutan tapi dia terpeleset dan jatuh
membentur batu hingga membuatnya pingsan, sementara Chandra masuk ke
dalam rumah memanggil Nandini tapi tak menemukannya. Chandra pun
bergegas mencarinya.
Chandra bertanya pada beberapa warga
sementara Nandini sudah hendak mulai dikorbankan. Chandra lalu mendengar
teriakan warga dan berlari kesana, Chandra bertanya dan warga yang
berterak tadi memohon pada Chandra untuk menyelamatkan putranya yang
akan dijadikan tumbal untuk Dewa. Chandra pun berjanji akan
menyelamatkan anaknya.
Chandra lalu bergegas ke tepi hutan dan
berdiri tak jauh dari tempat Roopa pingsan, Chandra menemukan
mangalsutra Nandini dan berpikir apa yang dilakukan Nandini di tepi
hutan tapi Chandra berpikir harus mengutamakan menyelamatkan anak warga
tadi sebelum mencari Nandini.
Chandra beranjak pergi dan Roopa
tersadar, Roopa mengomel karena pakaiannya kotor dan beranjak pergi
untuk menemukan Chandra. Sinopsis
Dacoits mengatakan sesuatu dan
Nandini terlihat ketakutan. Saat Dacoits hendak memenggal kepala Nandini
bersama bocah tadi tapi tiba2 pedang Dacoits terlepas, Nandini melihat
kehadiran Chandra dan berteriak. Chandra kemudian diserang anak buah
Dacoits tapi berhasil mengalahkan mereka. Chandra kemudian menghajar
Dacoits sementara Nandini melepaskan diri dan membebaskan anak tadi.
Dacoits pun meminta ampun pada Chandra. Chandra pun menegurnya. Dacoits
kembali meminta maaf dan Chandra mengatakan bahwa dia dimaafkan dengan
syarat mulai dari sekarang dia akan menjaga keamanan desa2 sekitar dan
jika terjadi hal2 yang tak diinginkan maka dia dan semua anak buahnya
akan ditahan.
Orang tua anak tadi muncul dan sang anak memeluk
mereka, mereka lalu berterimakasih pada Chandra. Nandini pun tersenyum
menatap Chandra dan berpikir bahwa Chandra memiliki perasaan terhadapnya
hingga mau datang untuk menyelamatkannya.
Chandra dan Nandini
berjalan melewati hutan, Nandini teringat bagaimana Chandra
menyelamatkannya dan Nandini melamun, Chandra melihatnya dan bertanya.
Nandini beryterimakasih karena dia sudah menyelamatkanya dan anak kecil
tadi. Chandra menyahut, “tidak usah berterimakasih karena aku datang
bukan untukmu tapi aku datang untuk menyelamatkan anak tadi..aku tidak
terpikir bahwa akan menemukanmu disana juga..aku mencari2mu tapi aku
lebih memilih baktiku sebagai raja sebelum baktiku sebagai suami”.
Nandini pun berkata bahwa dia seorang raja dan itu sudah menjadi
tugasnya. Lalu mereka melanjutkan perjalanan.
Padmananda,
Vakranas dan Amatya berlari ke dalam hutan. Amatya mengatakan bahwa
dirinya sudah tidak kuat berlari lagi dan prajurit Magadha sudah di
belakang mereka tapi Amatya mendapat ide lalu melukai tanganya dan
menggunakan darahnya untuk mengalihkan perhatian prajurit magadha yang
mengejar. Setelah itu Amatya berbicara pada Padmananda agar melompat ke
dalam lubang dan mengajaknya bersembunyi. Padmanada menolak karena
dirinya bukan seorang pengecut tapi Amatya meminta Padmananda memahami
situasi dan kondisi mereka. Padmananda pun akhirnya bersembunyi bersama
Amatya dan Vakranas. Prajurit pun menyebar mencari mereka dan salah satu
prajurt menemukan tetesan darah didedaunan dan kemudan berlari
menelusuri jejak tersebut.
Padmanada keluar dari tempat
persembunyiannya dan berteriak marah karena Chanakya mengalahkannya,
Padmananda pun bersumpah akan menghabisi Chanakya duu sebelum menyerang
Magadha. Padmananda pun memberi perintah untuk mencari kelemahan
Chanakya.
Chandra masuk ke dalam rumah dan melihat Nandini sudah
terlelap. Chandra pun menatapnya dan teringat saat Roopa memintanya
mengobati lututnya. Chandra mengatakan akan mengobatinya tanpa harus
membangunkannya lalu mengambil ramuan dan menarik celana Nandini tanpa
melihatnya. Nandini terbangun denga terkejut dan bertanya apa yang
dilakukannya. Chandra menjelaskan bahwa dia lah yang menyuruhnya semalam
untuk mengobati lukanya, Nandini membalas bahwa dirinya baik2 saja dan
menunjukkan tidak ada luka di lututnya. Chandra pun mengatakan bahwa
dia terlihat aneh karena semalam berkata kalau dirinya tidak membantunya
maka akan meminta bantuan lelaki lain. Nandini menyangkalnya. Chandra
terus berbicara dan mengatakan bahwa dia juga memeluknya dengan erat
karena ketakutan, Nandini bertanya bagaimana caranya memeluknya. Chandra
pun mempraktekkan bagaimana Roopa memeluknya semalam. Nandini terkejut
dan merasakan sesuatu saat Chandra memeluknya dengan erat. Nandini
melepaskan diri dan berkata bahwa dirinya tidak melakukan seperti apa
yang dia katakan. Chandra pun menyahuti bahwa dia sudah melupakan
semuanya lalu beranjak berdiri dan berpikir bahwa pelukan itu tidak akan
bisa terlupakan. Nandini juga berpikir bahwa pelukan tadi menimbulkan
perasaan yang lain.
loading...
Pagi harinya Chandra Nandini melakukan puja
di tanah desa, Moora dan yang lain juga turut hadir. Pendeta mngarahkan
Chandra Nandini untuk puja. Roopa sendiri menatap dari kejauhan.
Helena
sendiri geram menyaksikan Chandra Nandini. Chandra yang tengah ambil
bagian ritual aktivitas pertanian melirik Nandini dan merasa senang
melihat Nandini dalam keadaan naturalnya dan hal inilah yang membuatnya
jatuh cinta pada Nandini. Nandni juga kemudian ganti meliriknya dan
berpikir bahwa Chandra terlihat berbeda dan Nandini berharap bisa
selamanya bersama Chandra tapi bukan sebagai Raja dan Ratu . Nandini
lalu berbicara pada Chandra dan mereka saling bercanda. Helena geram
menatap mereka dan menganggap Roopa mengambil kesempatan untuk dekat
dengan Chandra (Helena berpikir yang tengah bersama Chandra adalah
Roopa) .
Kanika berbicara pada Nandini bahwa selama ini selalu
melihat kebencian dan sekarang melihat cinta di mata Chandra dan semua
itu karenanya, Kanika menambahkan bahwa jika dia menganggapnya ibu maka
Kanika meminta Nandini untuk tidak meninggalkan Chandra lalu Kanika
beranjak keluar. Sinopsis Chandra Nandini Episode 21 Part 3
Helena
masuk ke dalam rumah dan berpikir dihadapannya adalah Roopa lalu
bertanya pada Nandini apa saja yang sudah dilakukannya. Nandini bertanya
maksud ucapannya. Helena menarik tangan Nandini ke belakang punggung
dan Nandini berteriak kesakitan, tapi kemudian Helena melihat Roopa
diluar yang memberi tanda agar tidak menyerang Nandini. Chandra masuk ke
dalam dan menghardik Helena karena berbuat kasar pada Nandini. Helena
pun beralasan dan mengatakan bahwa ayah Nandini sudah menyerang mereka
semua tapi Chanakya berhasil menyelamatkan mereka. Nandini mengatakan
sesuatu. Helena terus berbicara pada Chandra sambil terus memelintir
tangan Nandini, Chandra menyuruhnya melepaskannya tapi Helena menolak,
Chandra memaksanya dan Helena melepaskan Nandini sambil mendrngnya.
Helena lalu bertanya keterlibatan Nandini, Nandini menjawab bahwa dirnya
tidak terlibat dalam rencana apapun. Helena kembali menyuruh Chandra
melihat kebohongan Nandini. Nandini mendebat dan mengatakan sesuatu.
Helena kembali memaki tapi Chandra membela Nandini dan mengatakan bahwa
Nandini tidak sedang berbohong karena Nandini selama 24 jam bersamanya.
Helena membalas ucapan Chandra bahwa dia sudah membuat kesalahan dengan
mempercayai Nandini lalu Helena beranjak pergi. Nandini lalu berbicara
pada Chandra. Chandra mengatakan sesuatu lalu beranjak pergi.
SINOPSIS SELANJUTNYA
by : aRin
loading...